Ramadhan Harusnya Banyak Ibadah, 3 Pasang Bukan Suami Istri Ini Malah Terjaring Operasi Pekat

Operasi penyakit masyarakat

Pariwarajambi.com, Merangin- Tiga pasangan bukan suami istri dan empat wanita penghibur terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Mereka terjaring Operasi Pekat Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepolisian Resor Merangin, Sabtu (08/02/2021) malam.

Warga yang terjaring operasi disebuah kafe, kos-kosan dan penginapan itu tidak dapat menunjukkan identitasnya, lalu dibawa ke kantor Satpol-PP Merangin.

Saat razia tersebut, seorang wanita dibawah umur menangis histeris saat akan diamankan. Dia diamankan lantaran diduga akan berbuat asusila bersama pasangannya. Namun sang pria berhasil kabur saat akan diamankan petugas. Dalam razia yang menyasar ke penginapan itu terdapat dua pasangan yang diamankan.

Plt Kasatpol-PP Merangin, Shobraini mengatakan operasi Pekat itu menyasar  kafe dan hotel untuk menelusuri maraknya penyakit masyarakat di penginapan dan tempat-tempat hiburan malam.

Dari razia itu, Sobraini mengatakan ada  pasangan yang diamankan dalam kamar dan tidak dapat menunjukkan identitas berupa buku nikah.

"Kita temukan pasangan yang tidak mempunyai identitas surat nikah. Yang ditemukan di hotel ini sekitar dua pasangan," ungkapnya.

Sementara yang diamankan dari kosan kosan dan tempat karaoke tersebut dikatakan Sobraini juga tidak memiliki identitas, sehingga langsung diamankan dan dimintai keterangan.

Sedangkan anak dibawah umur yang turut diamankan itu, Satpol PP akan memanggil orang tuanya meminta penjelasan.

"Kita curiga anak ini dibawah umur tapi menginap di hotel, sendiri lagi, tanpa ada temannya," ujarnya.

Mereka yang terjaring dalam razia tersebut akan dilakukan pembinaan dan anak dibawah umur tersebut akan memanggil orang tuanya.(Pjcom)