Ini Penampakan dan Pengakuan Pelaku Tragedi Berdarah di Sungai Tebal, Dendam dan Cemburu


Pariwarajambi.com, Merangin- Hasan Aulia (29) pelaku penusukan hingga menyebabkan Sutran Efendi (33) tewas di Sungai Tebal, Kecamatan Lembah Masurai, Selasa (08/06/2021) lalu menyerahkan diri ke Polisi.

Pelaku saat ini sudah diamankan di Rutan Mapolres Merangin dan pelaku juga ditampilkan dipublik saat Polres Merangin melakukan konferensi pers, Sabtu (12/06/2021).

Pelaku yang ditampilkan menggunakan baju tahanan Polres Merangin mengaku perselingkuhan korban dan istrinya jadi penyebab ia nekat menusuk korban.

Ia menyebutkan korban selingkuh dengan iatrinya sejak setahun yang lalu. Kejadian itu sempat tidak dihiraukannya dan memilih pergi kekebun untuk bertani lebih kurang 9 atau 10 bulan di kebun, karena kejadian itu  hubungann pelaku dan istrinya mulai tidak harmonis.

"Dia selingkuh dengan istriku sejak setahun yang lalu, saya tau dia selingkuh dia sering teleponan," kata Hasan Aulia.

"Saya tidak tidak menghiraukan, namun dia (korban,red) seakan tak perduli, saat bertemu saya hilaf dan lansung menusuknya," ujarnya lagi.

Sementara itu Kapolres Merangin AKBP Irwan Andi Purnamawan mengatakan motif  pembunuhan berdarah ini karena terjadinya perselingkuhan dan dendam lama yang belum selesai.

"Saat keduanya bertemu, korban memanggil pelaku dan berkata "Masalah dulu belum selesai", kata itu membuat pelaku emosi dan langsung mencabut parang dari sarungnya lalu menusuk punggung korban," kata Kapolres.

Diberitakan sebelumnya punggung sebelah kiri Sutran Efendi (33) warga asal Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) terdapat luka tusukan, kejadian itu membuat korban tewas bersimbah darah.(Pjcom)

(Riky Serampas)