Terkhusus ASN Merangin, Tolak Divaksin akan Disanksi

ASN Merangin diwajibkan vaksinasi

Pariwarajambi.com, Merangin- Warga Merangin yang terpapar Covid-19 meningkat drastis dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan RSD Kolonel Abundjani Bangko Kewelahan menangani pasien Covid dengan gejala sesak nafas dan harus dirawat dengan bantuan oksigen.

PLH Bupati Merangin, Mashuri mengatakan pademi Corona di Merangin sudah mengkhawatirkan.

"Pandemi sudah mengkhawatirkan, kita sudah kehabisan stok rapid. Ini baru dipesan lagi," kata Mashuri.

Mashuri mengajak semua element bersama-sama menanggulangi Covid-19 supaya tidak banyak warga Merangin yang terpapar virus Corona.

Selain penerapan protokol kesehatan, Mashuri menyebutkan pemerintah menargetkan vaksinasi covid-19 berjalan dengan lancar.

Terkhusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Merangin semuanya diwajibkan menerima dosisi vaksinasi Covid-19.

"Tidak mau vaksin ASN di sanksi, saat ini kita lagi siapkan Pebupnya. Nanti ASN harus punya sertifikat vaksin untuk semua pengurusan administrasi," ujar Mashuri.

Pasien terjangkit Covid-19 membludak masuk RSD Kolonel Abdjani Bangko dalam tiga hari terakhir. Semuanya harus menjalani perawatan dengan bantuan oksigen karena mengalami sesak nafas.

Direktur RSD Kolonel Abdundjani Bangko, Berman Saragih mengungkapkan pihaknya cukup kawelahan menangani pasien covid-19 yang jumlahnya cukup banyak dan semuanya mesti harus mendapat penanganan medis.

"Tiga hari ini luar biasa lonjakan pasien Covid masuk rumah sakit. Kita dibuat Kewelahan menangani lonjakan pasien," ungkap Berman Saragih, Sabtu (10/07/2021).(*)

Penulis : Redaksi - Editor : Riky Serampas