Diserahkan Al Haris Gubernur Jambi, Kini Merangin Punya Alat PCR

Penyerahan alat tes PCR oleh Gubernur Jambi

Pariwarajambi.com - Kabupaten Merangin saat ini sudah memiliki Polymerase Chain Reaction (PCR) alat swab untuk mendiagnosis Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Alat ini diserahkan Gubernur Jambi, Al Haris ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Merangin, Sabtu (28/08/2021).

Al Haris mengatakan alat PCR tersebut sangat penting keberadaanya agar masyarakat cepat mendapat kepastian status kondisi kesehatannya.

Sebab selama ini untuk mengirim sampel tes swab di Merangin membutuhkan waktu yang cukup lama, karena dikirim ke rumah sakit di Jambi.

"Ngirim sampel ke Jambi itu sudah 5 jam (Dari Bangko ke Jambi, di Jambi dengan banyaknya masuk sampel dari semua daerah ini sampai 6 hingga 7 hari hasilnya keluar, kasian masyarakat yang menunggu kepastian statusnya apa," kata Al Haris.

Terkait itu, Al Haris mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin untuk mengawal alat tersebut untuk menanggulangi Covid-19.

"Disamping kita ingin cepat bergulir peralatan di rumah sakit umum, maka penting alat PCR (Ada di Merangin) kalau sudah testingnya bagus, tresing, vaksinnya bagus ini saya kira akan mempercepat proses dalam kontek penanganan Covid di Jambi," ujar Gubernur Jambi.

Al Haris juga memaparkan dari hasil evaluasi dengan Kementerian terkait bahwa Jambi masih rendah testing Covid-19, karena selama ini banyak yang terpapar virus baru dilakukan tes swab setelah masuk rumah sakit.

"Evaluasi kita dengan menteri perekonomian, Jambi itu masih rendah testing, testing ini repot kita karena banyak orang terpapar setelah masuk RS baru testing dilakukan, sehingga banyak yang meninggal setelah dia wafat dimakamkan secara biasa tapi hasilnya positif Covid dan sebaliknya dia meninggal kita makamkan covid karena antigenya positif tapi saat hasil PCR keluar dia negatif," sebut Al Haris.

"Yang kedua kita menemukan bahwa ternyata masih banyak orang-orang kita yang dia pertamanya positif dirawat di rumah mandiri tidak laporan, tidak terlapor apakah dia bisa sembuh sehingga ada data yang timpang, ini kita anggap masih ngambang apakah dia masih positif kah atau negatif. Ini saya kira (Alat PCR) hal yang sangat penting bagi masyarakat agar paling tidak warga kita itu punya ke pastian statusnya dengan cepat," tembah Al Haris lagi.(*)

Penulis : Redaksi - Editor : Riky Serampas