Masih Dalam Kardus, Alat PCR Belum Difungsikan Labkesda Merangin

Masih dalam kardus, alat PCR bantuan Provinsi Jambi belum difungsikan Labkesda Merangin

Pariwarajambi.com - Merangin sudah memiliki Polymerase Chain Reaction (PCR) alat swab untuk mendiagnosis Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Alat PCR tersebut diserahkan Gubernur Jambi, Al Haris ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Merangin, Sabtu (28/08/2021) lalu.

Gubernur Jambi berharap dengan adanya alat PCR itu masyarakat Merangin cepat mendapat kepastian status kondisi kesehatannya, sebab selama ini untuk mengirim sampel tes swab di Merangin membutuhkan waktu yang cukup lama, karena dikirim ke Labkesda di Jambi.

Namun, nyatanya hingga saat ini pihak RSD Kolonel Abundjani Bangko masih mengirim sampel uji swab ke Labkesda Jambi, ini dikarenakan alat PCR yang diserahkan Gubernur Jambi belum difungsikan Labkesda Merangin.

"Sampai sekarang (untuk uji swab) kita masih mengirim sampel ke Jambi," kata Berman Saragih, direktur RSD Kolonel Abundjani Bangko dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis (02/09/2021).

Saat dipantau di Labkesda Merangin, Kamis (02/09/2021) siang, ternyata alat PCR yang diserahkan Gubernur Jambi itu masih terbungkus rapi dalam kardus.

Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Merangin, Fifi Maisari, SKM dikonfirmasi mengatakan alat PCR itu belum bisa difungsikan.

Alasannya karena belum ada alat penunjang seperti Reagen, belum uji fungsi, belum ada tenaga analis hingga izin operasional dari Kemenkes.

"Alat pendukungnya belum ada, alat penunjang regaennyo belum ada, dak mungkin barang dikasih itu langsung hidup. Intinya yang dikasih ibarat mobil itu minyaknyo dak katik," kata Fifi Maisari.

Dia mengatakan masih banyak proses yang dilakukan agar alat PCR itu bisa difungsikan.

"Uji fungsi belum, setelah uji fungsi baru kita minta Labkesda provinsi melakukan pelatihan untuk tenaga analis. Kita juga nanti minta surat izin ke Menkes untuk minta surat izin operasional, mereka (Menkes) turun melakukan uji kelayakan ruangan, uji kelayakan alat, banyak prosesnya," jelasnya lagi.

Terkait alat kelengkapan agar PCR itu bisa difungsikan, disebut Fifi Maisari pihaknya mengajukan anggaran di APBD Perubahan ini.

"Kita ajukan anggaran di APBD Perubahan ini, anggaran agar alat PCR ini bisa kita fungsikan," sebut Fifi.(*)

Penulis : Redaksi - Editor : Riky Serampas