Kabar Penampakan Harimau Resahkan Warga Jangkat dan Jangkat Timur, Ini Hasil Penelusuran BKSDA

Kabar penampakan harimau resahkan warga Jangkat dan Jangkat Timur

Pariwarajambi.com - Kabar penampakan harimau dan penemuan jejak harimau resahkan warga Kecamatan Jangkat dan Jangkat Timur dalam sepekan terakhir. Hal itu membuat warga dibeberapa desa di dua kecamatan tersebut was-was untuk beraktivitas di kebun.

Camat Jangkat, Syamsul Akiar mengatakan banyak informasi warga menemukan jejak harimau di wilayah Jangkat. Warga yang mengandalkan pertanian sebagai mata pencarian dibuat resah dengan kabar tersebut.

"Ya ada kabar di tengah masyarakat, ada kabar warga melihat harimau di Lubuk Pungguk dan Danau Pauh. Kabar itu membuat warga resah ke kebun," kata Syamsul Akiar, Jumat (29/10/2021).

Senada juga dikatakan Camat Jangkat Timur, Aprizal bahwa kabar penampakan harimau juga heboh ditengah warga  Jangkat Timur dalam sepekan terakhir.

Aprizal melanjutkan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sudah turun ke Jangkat Timur dan Jangkat untuk melakukan penelusuran terkait kabar penampakan harimau tersebut.

"Ya, kemaren heboh ada kabar warga melihat harimau. Tim BKSDA, bersama Polsek, Koramil dan Kecamatan sudah turun bertemu langsung dengan warga yang mengaku melihat harimau dan juga mencari jejak harimau," ujar Aprizal dikonfirmasi via ponsel, Jumat (29/10/2021).

Kabar warga Jangkat dan Jangkat Timur heboh dengan kabar penemuan jejak harimau dan penampakan harimau juga dibenarkan Kepala KSDA Merangin, Udin Ikhwaludin.

Dia mengungkapkan pihaknya sudah turun ke Jangkat, Jangkat Timur dan Kecamatan Lembah Masurai terkait kabar tersebut.

"Ya ada kabar itu, kita juga sudah turun ke Jangkat, tadi malam kami baru turun ke Bangko," kata Udin Ikhwaludin dikonfirmasi dikantor KSDA Merangin, Jumat (29/10/2021).

Udin menjelaskan pihaknya bersama Polsek, Koramil, beserta pihak kecamatan setempat sudah turun ke lokasi untuk mencari jejak harimau berdasarkan informasi warga tersebut.

Selain turun langsung ke lokasi mencari jejak harimau, pihaknya juga langsung konfirmasi ke warga yang mengaku melihat harimau dan menemukan jejak harimau tersebut.

"Kita langsung menanyakan ke warga yang mengaku melihat harimau dan jejak harimau itu, tapi warga tersebut tidak dapat memastikan bahwa yang dilihatnya itu benar harimau atau tidak," ujar Udin.

"Kita juga turun mencari jejak harimau di wilayah desa Tanjung Mudo, Lubuk Punguk , Rantau Suli, Desa Gedang, Renah Pelaan dan juga Desa Koto Rami Lembah Masurai. Berdasarkan penelusuran di wilayah desa tersebut kita tidak menemukan jejak harimau," kata.

"Kita kemaren langsung bawa perangkap juga turun ke lokasi. Tapi tetap kita himbau warga untuk tetap waspada jika beraktivitas di kebun," sebut Udin lagi.(*)

Penulis : Redaksi - Editor : Riky Serampas