Prodi Kimia UIN STS Jambi Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Prodi Kimia UIN STS Jambi Peringati Maulid Nabi

Pariwarajambi.com - Program Studi Kimia UIN STS Jambi menggelar peringatan Maulid Nabi dengan mengusung tema “Mentauladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari”, Rabu (20/10/2021).

Acara yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Prodi Kimia ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Arfah Yuriandala Lubis, mahasiswa Prodi Kimia asal Sumatera Utara.

Ketua Prodi Kimia, Badariah M.Pd mengatakan melalui momentum Maulid Nabi diharapkan dapat mentauladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah SAW.

"Pada momentum peringatan Maulid Nabi ini kita diingatkan oleh satu sosok luar biasa yang mengantarkan kita menuju peradaban yang humanis. Ketika manusia dalam kegelapan, Rasul membawa risalah yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," kata Badariah M.Pd.

Ketua Prodi Kimia UIN STS Jambi, Badariah M.Pd

"Salah satu hikmah yang bisa diambil dalam momen ini adalah mempelajari sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW dan ikut mempraktikan sifat-sifat terpujinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memperingati Maulid Nabi diharapkan kita bisa mentauladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah SAW agar kita termasuk dalam golongan orang-orang yang dicintai oleh Nabi Muhammad SAW," tambahnya lagi.

Sementara itu, Syeikh A. Zikron, S.Ag dalam tausiahnya kepada para mahasiswa Prodi Kimia yang hadir di ruangan Aula Fakultas Saintek Kampus Telanaipura agar tidak mempermasalahkan pergelaran Maulid Nabi.

"Terlepas dari adanya kontroversi tentang peringatan Maulid Nabi yang dirayakan setiap tahunnya, seperti beberapa ulama yang memandang sebagai bid'ah atau bukan bid'ah, namun dengan memperingati dan merayakan Maulid Nabi, ada nilai dan makna yang merupakan salah satu cerminan pembuktian rasa cinta dan penghormatan kita kepada baginda Rasulullah SAW. Sebagaimana Hadits riwayat Bukhari, Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orang tua dan anaknya," ujar da’i muda ini.

Syeikh A. Zikron

Selanjutnya, putra asli Merangin yang sedang menimba ilmu pada Program Pascasarjana UIN STS Jambi ini berharap pada mahasiswa Prodi Kimia agar peringatan maulid ini bukan hanya menjadi acara seremonial semata, tetapi dapat mengambil hikmah pelajaran untuk perubahan diri dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa perilaku dan perbuatan nabi seperti adab mencuci tangan, berpakaian dan cara makan dan minum mestinya dicontoh dan diterapkan oleh para mahasiswa.

“Lebih dari 14 abad yang lalu Rasulullah SAW sudah menyuruh kita mencuci tangan 3 kali setiap saat bangun dari tidur karena dia tidak tahu dimana tangannya bermalam. Makan dan minumlah dengan tangan kanan, karena setan makan dan minum dengan tangan kiri. Selanjutnya rasul menyuruh berpakaian dengan menutup aurat. Rasulullah bersabda bahwa akan datang zaman dimana orang berpakaian tetapi telanjang.  sekarang telah terbukti, banyak  terlihat wanita mempertontonkan auratnya di depan umum, memakai pakaian ketat dan transparan, baju You Can See dan celana pendek. Seolah-olah mereka sengaja memperlihatkan ketiak dan paha”.  Demikian ulasan ahli tafsir Qur’an dan Hadits ini mengingatkan mahasiswa Prodi Kimia.

Menurut Syeikh A. Zikron, banyak tradisi dalam memperingati Maulid Nabi yang memiliki hikmah dibaliknya, seperti melantunkan shalawat, membaca Al-Qur'an, berpuasa, memberi makan orang lain, bersedekah dan serta melakukan amalan kebaikan lainnya. Oleh karenanya diharapkan umat Islam terutama mahasiwa dapat memperingatinya setiap tahun.

“Ada ulama mengatakan jika tidak menerima adanya Maulid Nabi ibaratnya meninggalkan satu sholat maka akan dicatat di pintu neraka. Sebalikya dengan mengingat kelahiran rasul maka akan dikurangi dosanya setiap hari," ucap imam mesjid kawasan Jelutung Kota Jambi ini.

Mahasiswa Prodi kimia yang hadir 

Senada dengan Syeikh A. Zikron, Kaprodi Badariah pun berharap maulid Nabi ini bisa menjadi momen untuk mempelajari akhlak Rasulullah.

“Di dalam hidup ini tentu secara naluri, manusia memiliki idola dan panutan. Maulid nabi ini kita manfaatkan sebagai momen untuk tidak sekadar memperingati tetapi mempelajari bagaimana nabi dari dimensi pribadi, pimpinan, suami, kepala negara, dan kemudian itu menjadi penting untuk peningkatan kinerja segenap civitas akademika UIN Jambi khususnya pada Prodi Kimia, yang harapannya akan diwarnai dengan nilai-nilai akhlak Rasulullah. Menjadikan Rasulullah sebagai contoh sehari-hari, utamanya dalam kehidupan kampus,” ujarnya dengan bersahaja.

Kaprodi juga berharap Prodi Kimia fakultas Saintek UIN STS Jambi menjadi salah satu Prodi  yang mampu menggali khasanah-khasanah keislaman yang menjadi dasar materi pembelajaran.

"Dengan demikian akan terwujud moderasi islam dalam integrasi kurikulum perkuliahan mahasiswa pada Program Studi Kimia UIN STS Jambi," sebutnya.(*)