Warga Masih Resah, Minta BKSDA Tangkap Harimau yang Terkam Warga Guguk Merangin

Harimau foto ilustrasi

Pariwarajambi.com - Meski sudah hampir dua pekan lalu terjadinya tragedi nahas warga Guguk, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin tewas diterkam harimau.

Namun, kejadian tanggal 25 September 2021 itu masih menghantui warga. Warga masih resah dengan keberadaan harimau tersebut dan hal ini membuat warga takut beraktivitas.

Kepala Desa Guguk, Hijazi mengungkapkan keresahan warganya. Ia mengatakan warga masih takut melakukan aktivitas di kebun.

Terkait itu, dirinya berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi menangkap harimau tersebut.

"Atas nama warga Desa Guguk kami minta BKSDA untuk menangkap harimau, karena hingga saat ini warga masih tidak berani beraktivitas ke kebun," katanya.

Sementara itu, Kepala KSDA Merangin Udin Ikhwanudin dikonfirmasi terkait mengatakan untuk menangkap harimau pihanya harus melihat situasi dan ada  tahapannya.

"Ada tahapannya, seperti memasang kamera trap, pemberitahuan larangan di kawasan hutan adat bukit tapanggang itu dan sosialisasi kepada warga," kata Udin Ikhwaludin dikutip dari Jembiseru.com media partner Pariwarajambi.com.

"Ada kajiannya dalam resiko konflik ringan, sedang dan berat, kita bertahap karena SOP-nya begitu," tambahnya.

Udin menyebutkan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melakukan penangkapan, jika memang situasi sudah sangat mengkhawatirkan.

"Tapi kalau sudah betul-betul mengkhawatirkan, kita akan rembuk ulanglah," sebutnya.(*)

Penulis : Redaksi - Editor : Riky Serampas