Tuding Kades Selewengkan Rp 1,4 M Anggaran Desa, Warga Koto Renah Demo di Kejari Merangin Desak Dugaan Itu Diusut

Warga desa Koto Renah demo di Kantor Kejari Merangin

Pariwarajambi.com - Warga Desa Koto Renah, Kecamatan Jangkat demo di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin, Senin (15/11/2021). Masa mendesak Kejari Merangin mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran desa yang dilakukan, Joni Espa Kades Koto Renah.

Masa yang terdiri dari perangkat desa,  Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat Koto Renah ini, membawa sederet data ke Kejari Merangin terkait dugaan penyalahgunaan anggaran desa sejak 2018 lalu.

Baca juga: Tiap Hari Mati Lampu, Kantor PLN Bangko Didemo Warga 

"Kami minta Kejari mengusut dugaan penyalahgunaan dana desa yang dilakukan Kades Koto Renah," kata masa dalam orasinya.

Masa melanjutkan Kades tidak pernah melibatkan perangkat desa dan BPD dalam hal apa pun. Bahkan gaji perangkat desa dan BPD sudah 16 bulan tidak dibayar Kades.

"Ini kami tidak mengada-ngada, kami sangat tau kondisi desa kami. Kami tidak pernah dilibatkan, baik perangkat desa,  BPD, apa lagi masyarakat dalam hal apa pun, kami tidak pernah diajak rapat. Gaji perangkat desa dan BPD 16 bulan tidak dibayar," ujarnya.

Terkait itu masa meminta Kejari Merangin serius mengusut dugaan penyelahgunaan anggaran desa Koto Renah.

Baca juga: Anggota DPRD Diusir Warga Saat Demo PLN

"Kami minta Kejari serius mengusut ini," katanya.

Terkait itu juga, dikatakan warga koto Renah pihaknya akan meminta Kades mundur dan akan dibahasnya dalam rapat BPD dalam waktu dekat.

"Kami juga minta Kades mundur, BPD akan rapat terkait ini," sebutnya.(*)

Penulis : Redaksi - Editor : Riky Serampas