Kronologis Tabrakan Travel Kerinci Vs Daihatsu Ayla yang Sebabkan Sekeluarga Rujuk ke Jambi

Mobil Daihatsu Ayla dan travel Kerinci yang terlibat kecelakaan tadi malam

Pariwarajambi.com- Kecelakaan mobil travel Kerinci dengan mobil minibus Daihatsu Ayla terjadi di jalan lintas Bangko-Kerinci, tepatnya di wilayah Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat Senin (10/1/2021) malam.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 23.15 WIB menyebabkan satu keluarga yang berada di mobil Daihatsu Ayla rujuk ke Jambi untuk mendapatkan perawatan.

Kasat Lantas Polres Merangin, IPTU Sudiharsono mengatakan, tujuh orang menjadi korban dalam kejadian tersebut dan tidak ada korban jiwa. 

Baca juga: Brak! Travel Kerinci Adu Kambing dengan Mobil Ayla di Merangin: Kondisi Mobil Ringsek Parah

"Iya, malam tadi terjadi kecelakaan antara mobil travel dan mobil pribadi. Tujuh orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan itu," ujar Kasat, Selasa (11/1/2022). 

Sudiharsono, mengatakan bahwa kecelakaan diawali dengan mobil travel bermerek Gunung Kerinci dengan nomor polisi BH 7086 DU melaju dari arah Kerinci menuju Bangko. 

Saat itu posisi jalan yang menikung ke kiri itu mobil travel yang dikemudikan Surip mengambil jalur terlalu kanan mengalami oleng. Disaat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil pribadi dengan nomor polisi BH 1608 FN yang dikemudikan Dedep. 

Karena jarak antara kedua kendaraan terlalu dekat. Sehingga tabrakan bagian depan kedua mobil tidak dapat dihindari.

"Mobil travel dari arah Kerinci menuju Bangko yang masuk ke jalur kanan mengalami oleng dan menghantam mobil pribadi yang dari arah Bangko," katanya.

Saat ini kedua kendaraan sudah diamankan di Polsek Kota Bangko. Kerugian akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu menurut keterangan dari keluarga korban, pengemudi Daihatsu Ayla beserta penumpang yang tak lain istri dan anak korban dirujuk ke Jambi.

"Pagi tadi dirujuk ke Jambi, semoga Dedep sekeluarga diberikan kesehatan seperti sedia kala," kata Dedi Wahyudi keluarga korban.(*)

Editor Riky Serampas