Macet Parah di Tembesi, Warga: Jambi-Tembesi 10 Jam Lebih

Arus lalu lintas di Tambesi macet parah sejak kemaren hingga pagi tadi.

Pariwarajambi.com - Arus lalu lintas di Tambesi macet parah sejak kemaren hingga pagi tadi. Ribuan kendaraan roda empat hingga lebih nyaris tidak bergerak.

OKI warga Bungo mengungkapkan perjalanan dari Jambi hingga simpang tiga Tembesi ia tempuh 10 jam lebih akibat terjabat macet tersebut.

"Bergerak dari Jambi pukul 20.00 WIB hingga pukul 6.00 WIB belum tiba di simpang tiga Tembesi. Biasanya dua jam tembus," kata Oki warga Muaro Bungo yang terjebak macet di Tembesi.

Kondisi itu dikatakan Oki membuat warga resah, pasalnya sudah hampir 10 jam perjalanan, Jambi - Tembesi belum tembus juga. Jika perjalanan normal, dua jam sudah tembus.

Dia menceritakan, ia berangkat pukul 20.00 WIB dari Jambi, pukul 2 atau 3 dinihari sudah sampai dirumahnya di Bungk, namun kali ini pukul 06.10 WIB ia masih dalam perjalanan disekitar Kecamatan Tembesi Kabupaten Batanghari.

"Ini sudah pasti telat kita kerja. Mana hari ini jadwal kerja padat," kata Oki warga Bungo.

Beruntung, didalam mobil yang dia tumpangi tidak ada anak kecil ataupun lansia. Jika ada, maka sangat kasihan melihatnya.

"Anak-anak yang kasihan. Pasti nangis, bosan dimobil," imbuhnya. 

Dilapangan sebutnya kendaraan yang berada dijalan tidak bisa bergerak. Hampir seluruh badan jalan ditutupi kendaraan. Mobil disana sudah bersusun empat baris, dua arah Jambi dan dua arah Bungo.

Sebagian kendaraan yang terjebak macet disana terpaksa mematikan mesin mobil.

"Matikan be dulu mesinnya. Gek macet dak selesai minyak habis. Kata sopir-sopir," ujarnya.

Menurut warga, kendaraan yang terjebak macet disana sudah terjadi sejak siang, dimana ada satu mobil truk yang rusak, posisinya persis ditengah jalan.

"Didekat bulian ada truk rusak," kata warga disana.

Mobil yang terjebak macet itu hanya berjalan sedikit. Dua hingga tiga meter berjalan kemudian macet lagi hingga puluhan menit.(*)

Editor Riky Serampas