Pariwarajambi.com — Suasana berbeda terlihat di jalur dua kawasan kantor bupati lama Kabupaten Merangin, Minggu pagi (24/05/2026). Ratusan warga memadati lokasi untuk mengikuti peluncuran perdana program Car Free Day (CFD) yang digagas Pemerintah Kabupaten Merangin.
Kegiatan yang dipusatkan di sekitar Taman Bujang Upik jalur Perkantoran Kabupaten Merangin itu berlangsung meriah sejak pagi hari. Warga tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas olahraga mulai dari jalan santai hingga senam bersama.
Program CFD tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Merangin.
Pelaksanaan CFD ini berdasarkan Surat Imbauan Bupati Merangin Nomor: 400.4.3/113/DISPARPORA/2026. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat yang digelar di aula rumah dinas bupati pada Senin (18/5/2026) lalu dan dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Merangin.
Melalui imbauan itu, seluruh kepala OPD diminta mengajak staf beserta keluarga untuk ikut meramaikan CFD yang dijadwalkan rutin setiap Minggu mulai pukul 06.30 hingga 10.00 WIB.
Meski Kota Bangko dan sekitarnya sempat diguyur hujan lebat pada malam sebelumnya, semangat masyarakat untuk hadir tetap tinggi. Sejak pagi, warga sudah memadati lokasi kegiatan.
“Alhamdulillah, walaupun malam tadi diguyur hujan yang cukup lebat, kebetulan tadi pagi jam 06.00 WIB sudah berhenti. Oleh karena itu, masyarakat Kabupaten Merangin, khususnya yang di Bangko, kita olahraga jalan pagi, dilanjutkan senam untuk pembukaan atau hari pertama Car Free Day di Kota Bangko ini,” ujar A. Khafidh.
Ia berharap pelaksanaan CFD perdana ini menjadi awal yang baik dan semakin ramai pada pekan-pekan berikutnya, termasuk diikuti masyarakat dari luar Kota Bangko.
“Mudah-mudahan yang ada di luar Kota Bangko tahu dan mendengar, besok minggu depan kita sama-sama olahraga di lokasi Car Free Day. Terima kasih,” tambahnya.
Tidak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi masyarakat, CFD Merangin juga diproyeksikan sebagai wadah pengembangan ekonomi lokal. Pemerintah daerah membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan dan mempromosikan produk mereka.
Salah seorang peserta CFD mengaku senang dengan hadirnya kegiatan tersebut. Menurutnya, CFD menjadi ruang positif bagi masyarakat untuk hidup sehat sekaligus mendukung pelaku UMKM lokal.
“Semangat! Untuk beraktivitas, berolahraga, dan UMKM juga di sini nanti, sesuai yang disampaikan Pak Bupati ya, semangat!” ujarnya penuh antusias.(*)










