Opini Musri Nauli: Guru

 
Al Haris Gubernur Jambi Lantik Mashuri jadi Bupati Merangin

Dalam perjalanan ke daerah sebagai kunjunga kerja, Al Haris sebagai Gubernur Jambi tidak lupa mampir ke Bangko. Daerah asal sekaligus menjadi Bupati Merangin periode 2018-2024. 

Kedatangan ke Bangko sekaligus melantik Wakil Bupati Merangin menggantikan Al Haris sebagai Bupati Merangin. 

Namun yang unik, pelantikan Wakil Bupati menjadi Bupati Merangin sekaligus membangkitkan kisah memori yang tidak boleh dilewatkan. 

Hubungan Al Haris dengan Mashuri sebagai Wakil Bupati yang kini menjadi Bupati Merangin sangat panjang.

Ketika itu, justru Mashuri adalah Guru SMA Dharma Bakti. Sekolah dimana Al haris justru Belajar disana. Dengan demikian maka Justru Al Haris dikenal sebagai murid Mashuri. 

Hubungan ini kemudian berlanjut. Ketika periode pertama, Al Haris sebagai Bupati justru beberapa kali melantik Mashuri. Seperti Sekretaris Dinas Koperindak, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan dan terakhir sebagai staf Ahli Bupati Merangin. 

Ketika Al Haris maju untuk periode kedua, justru Al Haris mengajak Mashuri sebagai Wakil Bupati. Keduanya berhasil memenangkan pilkada Merangin. Keduanya kemudian menjadi Kepala daerah/wakil Kepala Daerah 2018-2023. 

Dua tahun kemudian, Al Haris kemudian maju menjadi calon Gubernur Jambi. Dan berhasil memenangkan dan menjadi Gubernur Jambi tanggal 9 Desember 2020. 

Dengan demikian maka otomatis Mashuri yang semula menjadi Wakil Bupati Merangin kemudian menggantikan Al haris sebagai Bupati Merangin. 

Hubungan personal sejak dari sekolah hingga keduanya masuk ke kancah politik praktis menjadi Bupati/Wakil Bupati Merangin tentu saja Membangun hubungan emosional yang sulit Diungkapkan dengan kata-kata. 

Tentu saja kedatangan Al Haris sebagai Gubernur melantik Bupati Merangin tidak sekedar kangen-kangen. Suasana yang lebih terasa tentu saja ada hubungan personal. 

Suasana pelantikan lebih menampakkan keharuan. Baik sebagai Al Haris yang sebagai Gubernur Jambi melantik Bupati Merangin. Sekaligus gurunya. 

Maupun bagi Mashuri sebagai Bupati Merangin. Dan dilantik muridnya sendiri. 

Hubungan keduanya terlalu sayang dilewatkan sebagai peristiwa biasa. Bagi keduanya mempunyai makna yang dalam. Terutama hubungan personal Guru-murid yang kemudian menjadi hubungan dinas. 

Tentu saja akan memudahkan koordinasi pencapaian program-program Pembangunan. Dan tentu saja mempercepat pencapaian dari bergulirnya hubungan koordinasi yang baik. 

Selamat bertugas, Pak Bupati Merangin. 
Selmat bertugas, pak guru.