Harimau Mangsa 7 Kerbau di Air Liki Tabir Barat, Warga Resah Surati BKSDA

Harimau Mangsa tujuh kerbau di Air Liki Tabir Barat Merangin

Pariwarajambi.com - Warga Desa Air Liki dan Air Liki Baru, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, resah dengan peristiwa ternak kerbau milik warga dimangsa harimau.

Kabarnya tujuh ekor korbau warga Air Liki dimangsa hewan buas harimau tersebut. Kejadian itu bahkan ada yang sangat dekat dengan pemukiman warga, tepatnya di sebelah Sekolah Dasar di Air Liki Baru.

Kepala Desa Air Liki Baru, Pulpi Marlinton sudah menyurati Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) terkait kejadian itu. Ia meminta agar tim BKSDA Jambi turun dan mengecek ke daerahnya.

Baca juga: Warga Air Batu Renah Pembarap Tewas Diterkam Harimau

Terkait hal itu, Kepala Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Merangin, Udin Ikhwanudin, dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah turun kelokasi untuk memastikan kejadian itu.

"Kita sudah turunkan tim guna memastikan kebenaran informasi tersebut dan akan memverifikasi," kata Udin, Jum'at (12/11/2021).

Dari hasil pengecekan yang dilakukan BKSDA, diketahui jika memang kerbau milik warga di desa tersebut diterkam harimau. Ini ditandai dengan ditemukannya jejak harimau di lokasi kejadian.

Baca juga: Kesaksian Detik-detik Warga Air Batu Merangin Diterkam Harimau

"Untuk sementara kejadian itu diduga hewan ternak itu digigit Harimau," ujarnya.

Kendati demikian, Udin Ikhwanudin menegaskan jika kejadian tersebut bukanlah konflik satwa. Ia menyatakan, jika aksi penerkaman ternak warga oleh harimau di Desa Air Liki Baru terjadi, karena kerbau diletakkan di dekat habitat harimau. 

Baca juga: Harimau yang Tewaskan Warga Renah Pembarap Merangin Berhasil Ditangkap

"Ini bukan konflik satwa, kenapa demikian, warga mengikat kerbau di dalam kawasan TNKS dan beralasan untuk memenuhi pakan, sedangkan wilayah TNKS rumah dan habitatnya mereka (Harimau Sumatera), iya dimakanlah," sebutnya.(*)

Penulis : Redaksi - Editor : Riky Serampas