Tirai Pengantin Tradisional Kungkai Merangin Masuk Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2021

Tirai Pengantin Tradisional (pelaminan) Kungkai

Pariwarajambi.com - Tirai Pengantin Tradisional (pelaminan) Kungkai, Kabuten Merangin masuk warisan budaya tak benda Indonesia 2021.

Selain itu, Tari Ngebeng (Seni Pertunjukan) dari Kabupaten Batanghari, Ngayun Ruci (Adat Istiadat Masyarakat, Ritus dan Perayaan) Kabupaten Kerinci juga masuk warisan budaya tak benda nasional 2021.

Sertifikat penetapan Warisan Budaya Takl Benda Indonesia Tahun 2021 itu diterima langsung Gubernur Jambi, Al Haris di Gedung Plasa Insan Berprestasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Rl, Jakarta, Selasa (07/12/2021) malam lalu.

Baca juga: Kepala BPKAD, Kepala Dinkes dan Kaban Kesbangpol Merangin Dilantik, Ini Namanya

Gubernur Jambi, Al Haris mengharapkan khazanah budaya yang ada di Provinsi Jambi terus terangkat, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Itu dikatakan Al Haris usai menerima 3 Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia untuk Provinsi Jambi yang secara langsung diserahkan oleh Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Hilmar Farid.

"Kedepannya, saya mengharapkan untuk lebih memperbanyak lagi khazanah budaya Jambi dengan langsung turun membina, sehingga bisa kita usulkan lagi menjadi warisan budaya tak benda Indonesia. Kita akan membina dan mengembangkan kebudayaan kebudayaan yang ada di Provinsi Jambi yang sudah ada sejak dulu kala," kata Al Haris.

Baca juga: Diketok Tengah Malam, APBD Merangin 2022 Rp 1,36 Triliun

"Kita juga akan mengajak masyarakat sekitar untuk melestarikan kebudayaan yang telah ada, serta memberikan edukasi kepada generasi muda bahwa Jambi ini sangat kaya akan khazanah budaya warisan dari leluhur yang perlu terus untuk dilestarikan dan dijaga bersama," lanjut Al Haris.

Al Haris memberikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI yang dengan rutin setiap tahunnya menyelenggarakan acara Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia ini, karena memang Indonesia sangat kaya akan khazanah budaya khususnya Provinsi Jambi.

"Semua keberagaman khazanah budaya ini tidak mungkin terangkat, jika tidak kita kemas secara baik. Saya juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi yang selama ini telah melakukan pembinaan, sehingga Provinsi Jambi bisa mendapatkan 3 sertifikat warisan budaya tak benda," kata Al Haris.(*)