Pariwarajambi.com – Gubernur Jambi, Al Haris tegaskan pemerintah harus hadir mengintervensi angka kemiskinan di Provinsi Jambi. Ini disampaikan Al Haris saat membuka rapat koordinasi sosial se Provinsi Jambi, Kamis (17/02/2022).
Dikatakan Gubenur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam visi misi Jambi Mantap mempunyai program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake) untuk mengintervensi angka kemiskinan.
Al Haris menjelaskan keluarga miskin akan mendapatkan bantuan pemerintah Provinsi Jambi, mulai dari beasiswa, bantuan usaha kredit milenial, usaha kreatif ibu rumah tangga hingga dukungan untuk BPJS.
“Pusat banyak program, termasuk program PKH, tapi itu belum mampu menyelesaikan angka kemiskinan. Tugas kita Pemprov dan Bupati/Wali kota bagaimana mengintervensi kemiskinan itu,” kata Al Haris.
“Pemprov dalam visi misi Jambi Mantap ada program Dumisake untuk mengintervensi angka kemiskinan itu. Pemprov harus hadir untuk memutus mata rantai kemiskinan ditengah masyarakat,” tambahnya.
“Program Dumisake nanti keluarga miskin kita bantu mulai dari biaya sekolah hingga usaha untuk keluarganya. Anaknya yang sekolah SMA dan SMK kita bantu mulai dari buku hingga seragamnya. Anaknya yang sudah selesai sekolah, ada usaha kredit milenial bisa mereka buka warung kopi atau usaha lainnya, ibuknya kita bantu usaha kreatif rumahan. Kita juga anggarkan hampir Rp 60 miliar untuk membantu dukungan BPJS mereka,” jelas Al Haris lagi.












