Upacara Riuh, Al Haris Mendadak Cek Atribut dan Kehadiran ASN

Pariwarajambi.com – Upacara peningkatan rasa nasionalisme dan kedisiplinan ASN lingkup Pemprov Jambi di lapangan depan kantor Gubernur Jambi, Senin (21/03/2022) riuh.

Upacara yang awalnya berlangsung khidmat, tiba-tiba riuh saat Gubernur Jambi akan memberikan amanat upacara.

Al Haris mengintruksikan kepala BKD, Inspektorat, Asisten 3, dan Satpol PP untuk mengecek kehadiran dan atribut pegawai yang ikut upacara.

“Cek kehadiran seluruh peserta, kalau tidak belum kita mulai. Cek pakaian, baju dinas sesuai aturan baju masuk dalam, sepatu pakai tali, bawa id card,” kata Al Haris.

Mendengar hal itu dan kepala BKD, Inspektorat, Asisten 3, serta Satpol PP langsung melakukan pengecekan ke setiap barisan OPD. Ini membuat ASN peserta upacara riuh karena banyak yang atributnya tidak lengkap.

“Cek semuanya, kalau tidak begitu kapan kita disiplin. Cek apakah benar setiap OPD 30 orang (ikut upacara), kalau tidak sampai berarti kepala OPD tidak mampu melaksanakan instruksi saya,” sebut Al Haris.

“Kalau dalam lingkup kita saja tidak disiplin akan bias keluar. Kalau pegawai tidak menggunakan atribut ASN, dimana wibawa kita. Baju diluar, sepatu kacau balau, id card tidak ada, bentuk preman kita pegawai,” sebutnya.

Upacara kali ini, Al Haris masih memberikan kesempatan untuk OPD dan ASN untuk meningkatkan disiplin.

“Mulai hari ini OPD yang staf tidak ada id card buat, kalau tidak ada uang beli sepatu minta sama saya. Mulai upacara berikutnya saya cek semua atribut ASN yang ikut upacara,” katanya.

Selain kehadiran dan kelengkapan atribut, Gubernur Jambi Al Haris juga menyoroti pelaksanaan upacara yang masih menggunakan teks saat pembacaan pembukaan Undang-undang dasar dan panca Prasetya korpri.

“Pembukaan teks apel, tolong mulai berikutnya tidak lagi pakai teks, kita mengalami sebuah kemunduran dalam bekerja. Seandainya dinas terkait menjadi petugas upacara, Kadisnya bertangunggunjawab,” sebut Al Haris.(*)

Penulis : Redaksi – Editor : Riky Serampas