Pariwarajambi.com – Oknum Kepala Desa di Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin digerebek warganya saat berduaan bersama seorang janda di semak-semak.
Kejadian tersebut kabarnya, berawal dari kecurigaan warga jika ada seorang pria menggunakan sepeda motor bersama seorang perempuan menuju arah kebun sawit tak jauh dari kebun warga. Lalu warga beramai-ramai ke kebun sawit tersebut dan ternyata yang tengah berduan tersebut adalah Kades dan seorang janda.
“Iya, di dusun heboh. (Pengerebekan) Itu malam maren di kebun sawit, digerebek warga ramai-ramai,” ujar warga yang minta namanya tidak disebutkan, Rabu (20/04/2022).
Dia mengatakan warga sudah lama curiga dengan Kades tersebut, namun selama ini tidak bisa dibuktikan. “Sebenarnya warga sudah lama curiga dengan hubungan Kades dan warganya yang berstatus janda itu. Namun selama ini sulit dibuktikan, barulah malam maren mereka digerebek warga,” ujarnya.
Terkait pengerebekan itu, Lembaga Adat dan BPD sudah melakukan rapat dan Kades tersebut dikenakan denda adat.
Dalam sidang Adat tersebut diputuskan jika Kades harus membayar denda adat berupa Kambing satu ekor, beras 20 dan jabatan selaku kepala desa dicopot.
“Lembaga adat dan BPD sudah mengenakan hutang adat pada Kades. Tapi Kades bersikukuh tidak mengakui perbuatannya, kabarnya mau banding ke lembaga adat Kabupaten,” sebut warga lagi.
Terkait keputusan hutang adat tersebut, PS oknum Kades tersebut dan mengungkapkan jika dirinya tidak terima terhdap apa yang diputuskan disidang adat tersebut.
Dirinya mengaku merasa terzolimi atas putusan sidang adat yang dilakukan tersebut karena telah merugikan dirinya.
“Saat sidang adat saya dan puhak wanita tidak diundang. Yang diundang lawan politik saya semua. Seharusnya saya diundang dan pihak wanita untuk klarifikasi,” ungkap Kades.
Sedangkan terkait pengerebekan dirinya, PS mengaku jika hal tersebut tidak benar, melaikan dirinya dan ZL yang seorang janda tersebut bertemu di jalan saat pulang dari kampung sebelah.
“Kami ketemu dijalan samo warga. Tujuan sayo jalan – jalanlah,” sebutnya.(*)
Riky Serampas






