Diskusi dengan Ombudsman, Mashuri Akui Tidak Mudah Tingkatkan Pelayanan Publik

Pariwarajambi.com – Bupati Merangin, Mashuri mengatakan salah satu tugas utama pemerintah adalah melayani masyarakat dengan setulus hati. Tingkat kepuasan masyarakat dalam menerima pelayanan itu, harus lebih diutamakan.

Ini disampaikan Mashuri saat membuka acara Forum Diskusi Pelayanan Publik, bersama Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Merangin, Rabu (15/06/2022).

‘’Terimakasih kepada Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi, yang telah menunjuk Kabupaten Merangin sebagai lokus Festival Pelayanan Public 2022,” ujar Bupati.

Diakui bupati, upaya menuju peningkatan pelayanan publik itu tidak mudah, perlu koordinasi, kolaborasi, kebersamaan dan kerjasama yang baik.  Tidak hanya itu, pelayanan yang diberikan harus prima, tulus dan ikhlas.

Pada diskusi pelayanan publik yang diikuti para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Merangin, para kepala bagian di Setda Merangin, Camat, Lurah dan para kepala desa itu, bupati mengajak semua menubah mindset kerja.

‘’Kita harus mereview pelayanan yang telah kita berikan selama ini sudah baik atau belum. Baca kinerja kita, terjamin atau sejauh mana tingkat kepuasan masyarakat yang sudah kita layani secara prima itu,’’terang Bupati.

Bupati mengajak semua yang hadir untuk mencermati dan menyimak dengan baik materi pelayanan publik yang akan dipaparkan narasumber. Semoga ilmu yang diperoleh nanti, bisa semakin meningkatkan pelayanan publik yang diberikan untuk lebih baik lagi.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi diwakili Kepala Keasistenan Bidang Penerimaan Laporan M Fadli mengatakan, salah satu bentuk pelayanan prima itu, seperti hari ini Pemkab Merangin menggelar acara forum diskusi.

Pemkab Merangin telah memfasilitasi untuk acara tersebut, Ombudsman telah menyediakan waktu dan kemampuan bagaimana bisa bersama-sama menyukseskan pelayanan publik.

‘’Mumpung Ombudsman sedang berada di Merangin, sehingga bisa menjadi pendorong dalam meningkatkan pelayanan publik di kantor masing-masing peserta forum diskusi publik ini,” ujar M Fadli dibenarkan Asisten I Setda Merangin H Abd Gani.

Ditegaskan M Fadli, wajah Pemerintah itu diukur dari pelayanan prima yang diberikan kepada masyarakat. Harga manusia itu diukur dari hasil kerja dan amal sholehnya.

“Sedangkan harga Pemerinah itu diukur dari pelayanannya. Jelak buruknya Pemerintah itu diukur dari pelayanan yang diberikan. Untuk itu pelayanan publik ini yang menjadi utama dari hasil kerja Pemerintah,” tegas M Fadli.

Suksesnya pelayanan publik itu lanjut M Fadli, diukur dari kepuasan masyarakat yang diberi pelayanan. Untuk itu Pemerintah wajib terus mengoreksi terhadap pelayanan publik yang diberikan, sehingga sampai titik memuaskan.

Dipenghujung acara forum diskusi pelayanan bulik itu, bupati memberikan cinderamata berupa pelakat Pemkab Merangin kepada Kepala Keasistenan Bidang Penerimaan Laporan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi M Fadli. (*)

News Feed