Pariwarajambi.com – Polisi Resor Merangin mengungkapkan fakta pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Negera Indonesia (BNI) di sebelah Melati Swalayan Pasar Atas Bangko, Kabupaten Merangin 21 Mei 2022 lalu.
Kapolres Merangin, AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata mengatakan pembobolan mesin ATM tersebut dilakukan kelompok profesional dan aslinya mirip dengan pembobolan ATM di Sungai Penuh dan Jambi.
“Ini aksinya mirip dengan yang di Sungaipenuh dan Jambi. Ini dilakukan kelompok profesional, CCTV mereka matikan, ATM itu dibobol dalam 45 menit, itu kalau orang biasa butuh waktu 3 jam lebih,” kata Kapolres Merangin, Rabu (10/08/2022).
Sementara itu Kasatreskrim Polres Merangin, AKP Indar Wahyu mengatakan dari aksi pembobolan itu ratusan juta uang dalam ATM raib dibawa maling.
“Ini dari aksinya ada kesamaan yang dilakukan kelompok pembobol ATM di Sungaipenuh dan Jambi, ini masih kita lakukan pengejaran. Uang dalam ATM itu kisaran 600-700 juta,” sebut Kasat.
Peristiwa pembobolan ATM BNI di Pasar Atas Bangko ini diperkirakan terjadi Sabtu (21/05/2022) lalu. Itu diketahui warga karena melihat ada yang ganjil dari ATM tersebut.
Bahkan awalnya warga mengira mesin ATM tersebut terbakar, karena sikilas terlihat mesin ATM tersebut seperti terbakar, atas keganjilan tersebut warga melaporkan ke Polres Merangin.
Pembobolan mesin ATM itu dilakukan maling dengan menggunakan las.(*)












