Pariwarajambi.com – Penyuluhan pertanian didaerah akan ditarik atau dinaungi langsung Kementerian Pertanian. Ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono.
Sudaryono mengatakan saat ini tengah digodok peraturan presiden (Perpres) untuk penarikan penyuluh pertanian berada langsung dibawah kementerian pertanian.
“Penyuluhan pertanian tahun depan insyaallah bukan domain Provinsi, tapi ditarik menjadi pegawai kementerian pertanian. Ini dibuat dalam Perpres, sehingga pelaksanaan petunjuk bisa dilaksanakan tahun depan,” kata Sudaryono saat memimpin Apel Siaga Brigade Pangan dalam Rangka Percepatan Tanam Padi di Provinsi Jambi di Olak Besar, Batanghari, Kamis (12/12/2024).
Pada momen kunjungan Wamentan ke Jambi, Sudaryono juga memberikan bantuan untuk percepatan produksi pertanian untuk Jambi senilai Rp 68,8 Miliar.
Bantuan tersebut berupa traktor roda 4 sebanyak 10 unit, traktor roda 2 sebanyak 220 unit, transplanter 10 unit, pompa air 1.486 unit, handsprayet 505 unit, padi ibrida 25,438 hektar, jagung hibrida 2000 hektar, pestisida 9,041 hektar, pupuk 1000 hektar, dan combine harvester besar 19 unit.
Wamentan Sudaryono mengatakan apel siaga Brigade Pangan tahun ini cuma diadakan di 12 Provinsi di Indonesia dan salah satunya dilaksanakan di Provinsi Jambi.
Wamentan melanjutkan itu sebagai bentuk dukungan Kementerian Pertanian terhadap Provinsi Jambi dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan di Jambi.
“Provinsi Jambi ini kaya dengan sumber daya alam, semua ada, untuk mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan kami siap membantu Pemerintah Provinsi Jambi. Beberapa bentuk dorongan yang kita lakukan, termasuk apel siaga Brigade Pangan ini, serta memberikan bantuan pertanian untuk Provinsi Jambi,” kata Wamentan.(*)












