Pariwarajambi.com – Surutnya air Danau Kerinci secara drastis dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran dan beragam spekulasi di tengah masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jambi Daerah Pemilihan Kerinci–Sungai Penuh, Afuan Yuza Putra, angkat bicara dan meminta adanya keterbukaan informasi serta kajian teknis yang komprehensif.
Afuan menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi resmi terkait waktu dimulainya operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci Merangin Hidro (KMH).
Informasi yang diterima DPRD, kata Afuan, justru berasal dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) yang menyebutkan bahwa penurunan debit air dipengaruhi oleh uji coba pengaliran air yang dilakukan oleh pihak PLTA KMH.
“Pertama, kami tidak mendapatkan informasi yang jelas kapan sebenarnya PLTA KMH mulai beroperasi. Informasi yang kami terima dari BWSS menyebutkan adanya faktor uji coba pengaliran air oleh PLTA KMH,” ujar Afuan kepada media ini, Rabu (28/01/2026).
Selain itu, Afuan juga mendorong Pemerintah Daerah setempat untuk segera mengambil langkah konkret dengan menurunkan tim teknis guna melakukan kajian ilmiah terkait penyebab utama surutnya air Danau Kerinci.
“Kedua, kami berharap Pemda segera menurunkan tim teknis yang kompeten untuk mengkaji secara ilmiah apa penyebab sebenarnya surutnya air Danau Kerinci,” tegasnya.
Dari dua poin tersebut, Afuan menekankan pentingnya transparansi data dan informasi kepada publik. Ia meminta agar seluruh hasil kajian dan informasi resmi segera dipublikasikan secara terbuka guna meredam spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami meminta agar data dan informasi ini segera dipublikasikan kepada masyarakat, supaya tidak terjadi kesimpangsiuran informasi dan spekulasi yang tidak berdasar,” sebutnya.
Surutnya Danau Kerinci bukan hanya berdampak pada ekosistem dan pariwisata, tetapi juga menyangkut hajat hidup masyarakat sekitar.
“Oleh karena itu, kejelasan informasi dan langkah cepat dari pemerintah dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik serta kelestarian danau kebanggaan masyarakat Kerinci,” pungkasnya.












