PUTR Jambi Tetapkan Skala Prioritas Pemeliharaan Jalan Jelang Lebaran

Pariwarajambi.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Jambi melalui UPTD Workshop dan Peralatan mengintensifkan pemeliharaan infrastruktur jalan dan drainase di wilayah perkotaan.

Kegiatan tersebut difokuskan pada patching aspal serta pembersihan saluran air dengan skala prioritas, menyesuaikan keterbatasan anggaran tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat seiring meningkatnya arus mudik dan aktivitas jelang Lebaran.

Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muzakir, melalui Plt Kepala UPTD Workshop dan Peralatan, M. Naufal Afandi, mengatakan bahwa penanganan dilakukan secara selektif.

“Mengingat keterbatasan anggaran, kami menetapkan skala prioritas. Saat ini fokus pemeliharaan dilakukan di kawasan perkotaan,” ujar Naufal, Rabu (26/2/2026).

Berdasarkan hasil identifikasi tim lapangan, ruas jalan yang ditangani tidak mengalami kerusakan struktural berat. Penanganan difokuskan pada perawatan ringan agar fungsi dan tampilan jalan tetap terjaga.

Adapun titik patching aspal berada di kawasan Jalan Nusa Indah hingga Jalan Kapten Pattimura. Sementara pembersihan saluran air dilakukan di sejumlah lokasi, antara lain Jalan Rangkayo Hitam (depan Lippo), ruas Jalan DR. Setia Budi–Jalan KH. Hasyim Asy’ari, Jalan Kolonel Polisi M. Taher–Jalan GR. Djamin DT. Bagindo, Jalan Slamet Riyadi–Jalan Urip Sumoharjo, serta ruas Jalan Kapten Pattimura–Jalan Kapten Bakaruddin dari Simpang Nusa Indah hingga Simpang Rimbo.

“Kerusakan tidak parah. Pemeliharaan jalan dan pembersihan saluran air ini rutin kami lakukan setiap tahun. Targetnya, menjelang Idul Fitri kondisi jalan dalam kota rapi dan drainase berfungsi lebih baik,” tambah Naufal.

Selain wilayah perkotaan, Dinas PUTR juga akan mengidentifikasi ruas jalan milik Pemerintah Provinsi yang berada di kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

“Sesuai arahan Kepala Dinas, penanganan harus dilakukan secara adil, penuh pertimbangan, dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat meski dengan anggaran terbatas,” pungkasnya.(*)