Pariwarajambi.com – Dr. H. Sudirman, S.H., M.H. resmi menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jambi untuk periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris di auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (27/04/2026) pagi.
Suasana pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pimpinan Forkopimda, para kepala daerah atau perwakilannya, jajaran manajemen Bank Jambi, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan keputusan pengangkatan Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jambi. Selanjutnya, Gubernur Jambi memimpin langsung pengambilan sumpah dan janji jabatan Sudirman, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan.
Setelah prosesi inti, dilakukan serah terima jabatan dari Komisaris Utama periode sebelumnya, Emilia (2022–2026), kepada Sudirman sebagai Komisaris Utama yang baru untuk masa bakti 2026–2030.
Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan harus menjadi momentum penting dalam memperkuat dan mengembangkan Bank Jambi ke depan.
“Semoga pelantikan ini memberikan makna dalam pengembangan Bank Jambi yang kita cintai. Bank Jambi ini patut kita banggakan karena memiliki kinerja yang cukup baik dan dihormati oleh bank-bank daerah lainnya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi sektor perbankan, termasuk ancaman kejahatan siber, yang menurutnya harus dijawab dengan peningkatan sistem keamanan dan kecanggihan teknologi informasi.
“Kalau sudah diuji, biasanya akan semakin tangguh. Ke depan Bank Jambi harus semakin canggih dan kuat, terutama dalam aspek keamanan digital,” tambahnya.
Lebih jauh, Al Haris menekankan peran strategis Bank Jambi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap kehadiran komisaris utama yang baru mampu membawa kontribusi nyata, termasuk dalam upaya memperkuat permodalan bank hingga mencapai Rp3 triliun agar kembali mandiri dan tidak lagi bergantung pada skema Kelompok Usaha Bank (KUB).
“Target kita ke depan adalah bagaimana Bank Jambi bisa kembali mandiri. Untuk itu perlu sinergi semua pihak, termasuk pemerintah daerah kabupaten/kota dalam memperkuat modal,” tegasnya.
Diketahui, penetapan Sudirman sebagai Komisaris Utama Bank Jambi sebelumnya telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi pada Senin (20/04/2026) lalu.(*)












