Pariwarajambi.com – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menuntaskan pembangunan rest area Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 3 Struktur pada Mei 2026. Kehadiran fasilitas modern di ruas tol tersebut bukan hanya untuk tempat singgah pengguna jalan, tetapi juga diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Sumatra Selatan.
Rest area yang berada di STA 71+000 itu dibangun di dua sisi jalan, yakni sisi A dan sisi B. Keduanya merupakan rest area tipe A dengan fasilitas lengkap dan modern untuk menunjang kenyamanan para pengguna tol.
Pada sisi A, area parkir mampu menampung hingga 255 kendaraan, sementara sisi B dapat menampung 268 kendaraan. Selain area parkir luas, rest area ini juga dilengkapi toilet umum, mushola, restoran, area tenant UMKM, bengkel, gazebo, ruang terbuka hijau, ATM center, klinik kesehatan hingga kantor pengelola.
Tak hanya itu, HKI juga menyiapkan sistem pengelolaan sampah dan utilitas yang mendukung kenyamanan serta kebersihan kawasan rest area.
Dari sisi desain, bangunan rest area tampil modern dengan sentuhan budaya lokal khas Palembang. Ornamen berbentuk tanjak pada fasad bangunan menjadi ciri khas yang memperkuat identitas daerah. Konsep semi terbuka dengan penggunaan roster juga diterapkan agar pencahayaan dan sirkulasi udara alami dapat berjalan optimal.
Direktur Operasi III HKI, Defi Adrian, mengatakan pembangunan rest area ini tidak sekadar menghadirkan fasilitas istirahat bagi pengguna jalan tol, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
“Rest area ini diharapkan menjadi ruang tumbuh ekonomi lokal, terutama melalui penyediaan area UMKM, keterlibatan tenaga kerja lokal, penyedia jasa hingga supplier lokal sehingga manfaat pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Defi Adrian.
Ia menambahkan, HKI menempatkan kualitas pembangunan sebagai prioritas utama, mulai dari proses konstruksi, pemilihan material hingga kesiapan fasilitas pendukung layanan pengguna jalan.
Rest area Tol Palembang–Betung Seksi 3 Struktur ini direncanakan mulai beroperasi pada awal tahun 2027. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan jalan tol sekaligus memperkuat konektivitas dan mobilitas masyarakat di Sumatra Selatan.
“Dengan hadirnya rest area ini, kami berharap pengguna jalan mendapatkan tempat singgah yang nyaman dan aman, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Defi Adrian.(*)












