Pariwarajambi.com – SMKN 15 Merangin terus berbenah dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter. Sekolah ini berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi para siswa dalam menjalani proses pembelajaran.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menjalankan instruksi Gubernur Jambi serta surat edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi terkait larangan dan pembatasan penggunaan telepon seluler (HP) di sekolah. Kebijakan ini disambut serius oleh pihak sekolah.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, sekolah melakukan berbagai langkah. Mulai dari sosialisasi kepada seluruh siswa, hingga mengundang orang tua untuk duduk bersama membahas aturan ini. Dalam pertemuan itu, orang tua dan pihak sekolah sepakat membuat surat pernyataan sebagai bentuk komitmen bersama terkait pembatasan penggunaan HP di lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, para orang tua sangat mendukung langkah ini demi kebaikan anak-anak kita,” ujar Kepala SMKN 15 Merangin, Toni Hendra, M.Pd, Senin (04/05/2026).
Tak hanya itu, pihak sekolah juga memasang spanduk dan baliho sebagai bentuk imbauan sekaligus pengingat bagi siswa agar mematuhi aturan tersebut.

Sebagai pengganti aktivitas bermain HP, sekolah menghadirkan berbagai kegiatan positif yang membuat siswa tetap aktif dan bersemangat. Di antaranya adalah permainan tradisional seperti benteng, congkak, kelereng, kasti atau rounders, hingga permainan karet atau lompat tali.
Menurut Toni Hendra, kegiatan ini dilakukan saat jam istirahat dan juga disisipkan dalam pelajaran olahraga. Hasilnya, para siswa terlihat sangat antusias dan menikmati setiap permainan.
“Anak-anak tampak gembira, aktif, dan betah di sekolah. Setelah itu, mereka kembali masuk kelas dan belajar seperti biasa,” tutupnya.
Langkah ini menjadi bukti bahwa dengan kreativitas dan kerja sama antara sekolah dan orang tua, lingkungan belajar yang sehat tanpa ketergantungan pada HP dapat terwujud.(*)






