Pariwarajambi.com – Gubernur Jambi Al Haris meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Rabu (3/6/2026) siang.
Dalam kunjungan itu, Al Haris meminta pengerjaan proyek dipercepat agar sekolah dapat segera digunakan untuk menyambut peserta didik baru.
Saat ini progres pembangunan Sekolah Rakyat telah mencapai sekitar 70 persen. Namun, pengerjaan sempat terkendala pada tahap awal karena kondisi lahan rawa yang membutuhkan proses pematangan tanah sebelum pembangunan fisik dimulai.
Al Haris menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak di daerah terpencil, terutama dari keluarga kurang mampu.
“Kita ingin anak-anak yang sekolah di sini cerdas, berakhlak, dengan kemampuan yang luar biasa ke depan. Sebagai rakyat Jambi, saya bangga pemerintah memikirkan bagaimana pendidikan anak-anak bisa sampai ke desa terpencil. Apalagi ini untuk anak-anak kita yang dari keluarga tidak mampu,” ujar Al Haris.
Menurut Al Haris, target penyelesaian pembangunan pada 20 Juni 2026 perlu menjadi perhatian serius karena waktu yang tersedia semakin singkat, sementara pekerjaan yang harus diselesaikan masih cukup banyak.
Meski meminta percepatan, ia mengingatkan agar kualitas bangunan tetap menjadi prioritas. Pemerintah, kata dia, tidak ingin proyek dipaksakan selesai tetapi justru menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Waktunya singkat, 20 Juni saat ini progresnya 70 persen. Kita berharap waktunya dikaji lagi untuk bisa dipertimbangkan. Saya siap memberikan surat kepada Pak Menteri. Kita tidak ingin ketika belum selesai gedung ini dipaksakan, lalu ada dampak-dampak yang muncul. Kita ingin hasil kerjanya bagus,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi Jambi juga telah menyiapkan skenario agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sesuai jadwal tahun ajaran baru.
Al Haris mengungkapkan pihaknya tengah berkoordinasi untuk mencari gedung dinas atau fasilitas lain yang layak di kawasan Sabak sebagai lokasi sementara bagi para siswa baru.
Langkah tersebut dilakukan agar proses pendidikan tidak tertunda sembari menunggu pembangunan Sekolah Rakyat rampung sepenuhnya. Pemerintah berharap proyek ini segera selesai sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas di wilayah Tanjabtim.(*)












