Pariwarajambi.com – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menghadiri peluncuran Jambi Memories Community (JMC) di Lorong Madrasah, RT 20, Kelurahan Beringin, Kota Jambi, Rabu (10/6/2026). Dalam kesempatan itu, Sani menilai komunitas yang beranggotakan para pensiunan dan tokoh masyarakat tersebut memiliki potensi besar menjadi agen perubahan sosial di tengah masyarakat.
Menurut Sani, pengalaman panjang yang dimiliki para anggota JMC merupakan modal berharga untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada generasi muda.
“Komunitas ini memiliki potensi besar sebagai agen perubahan sosial. Dengan pengalaman yang dimiliki para anggotanya, JMC dapat menjadi sumber inspirasi, motivasi, dan teladan bagi generasi muda dalam hal etos kerja, nilai kehidupan, serta semangat kebersamaan,” kata Sani.
Ia menjelaskan, JMC menjadi wadah yang menyatukan berbagai latar belakang profesi, mulai dari pensiunan guru, dosen, aparatur sipil negara, hingga pelaku usaha. Kesamaan visi untuk menjalani masa purna tugas dengan sehat, bahagia, dan tetap produktif menjadi kekuatan utama komunitas tersebut.
Sani menegaskan bahwa masa pensiun bukan akhir dari pengabdian. Sebaliknya, fase tersebut merupakan kesempatan untuk terus berbagi ilmu, pengalaman, dan kebijaksanaan kepada masyarakat.
“Kehadiran komunitas ini sangat relevan dan strategis karena dapat menjadi ruang bagi para pensiunan untuk tetap berkarya dan berkontribusi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai program yang dijalankan JMC. Selain kegiatan sosial dan hiburan, komunitas ini turut mengembangkan kegiatan keagamaan, olahraga, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, kombinasi kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap aktif dan produktif.
“Pengajian dan majelis taklim menjadi fondasi penting untuk ketenangan batin, sementara olahraga menjaga kesehatan fisik. Di sisi lain, pengembangan UMKM menunjukkan bahwa produktivitas ekonomi tetap bisa dilakukan di usia senja,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Jambi, lanjut Sani, siap membuka ruang kolaborasi dengan JMC dalam berbagai program kemasyarakatan, mulai dari pembinaan sosial, pengembangan ekonomi kerakyatan, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan.
Ia berharap JMC dapat menjadi rumah bersama yang menghadirkan kehangatan, kebersamaan, serta manfaat bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua JMC Chaidir Taufik mengatakan komunitas tersebut lahir dari keinginan para pensiunan untuk tetap aktif dan produktif setelah tidak lagi menjalani pekerjaan formal.
“Kami yang sudah tidak lagi bekerja tetap ingin beraktivitas. Dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini, pikiran tetap aktif dan semangat hidup tetap terjaga,” ujar Chaidir.
Saat ini JMC memiliki sejumlah bidang kegiatan, mulai dari seni, sosial, keagamaan, hingga UMKM. Ke depan, komunitas tersebut berencana membentuk berbagai divisi baru guna memperluas kontribusinya bagi pembangunan di Provinsi Jambi.
“Harapan kami, JMC dapat terus berkembang dan memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” tutup Chaidir.(*)






