Mengenal Gita Puspita Sari, Aktivis Perempuan Muda Jambi yang Konsisten Mengabdi untuk Organisasi dan Kebangsaan

Pariwarajambi.com – Di tengah semakin banyaknya anak muda yang memilih fokus pada karier pribadi, Gita Puspita Sari, S.Pd., S.Hut. justru mengambil jalan berbeda. Perempuan muda asal Jambi ini mengabdikan sebagian besar waktunya untuk organisasi, kaderisasi, serta kegiatan sosial dan kebangsaan.

Konsistensi itulah yang membuat nama Gita semakin dikenal sebagai salah satu aktivis perempuan muda yang berpengaruh di Provinsi Jambi. Kiprahnya tidak hanya terlihat di tingkat daerah, tetapi juga hingga level nasional melalui berbagai organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, dan keagamaan.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari SDN 65 Pintu Besi Kota Jambi. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di MTs Arrohman 02 Sulang Rembang dan SMK Annuroniyah Sulang Rembang. Semangat belajarnya terus berlanjut hingga berhasil meraih gelar Sarjana Pendidikan di Institut Islam Mamba’ul Ulum Kota Jambi pada 2023. Saat ini, Gita juga tercatat sebagai mahasiswa program double degree di ITSNU Kota Jambi.

Tak hanya menempuh pendidikan formal, Gita juga memperkuat bekal keilmuan melalui pendidikan pesantren. Ia pernah belajar di Pondok Pesantren Modern Al-Hidayah Jambi, Pondok Pesantren Alhamdulillah Sulang Rembang, dan Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Kota Jambi. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai agama, integritas, dan semangat pengabdian.

Dunia organisasi telah menjadi bagian dari hidupnya sejak masih duduk di bangku sekolah menengah. Berbagai amanah penting pernah diembannya, mulai dari Ketua PC IPPNU Kota Jambi, Ketua PW IPPNU Provinsi Jambi periode 2023–2025, hingga menjadi kader pertama asal Jambi yang dipercaya masuk jajaran Pimpinan Pusat IPPNU di bidang organisasi.

Selain itu, Gita juga pernah menjadi Sekretaris BEM Institut Islam Mamba’ul Ulum, salah satu Ketua Bidang di BPC HIPMI Muaro Jambi, serta Wakil Bendahara Umum Bakorda HIPMI Perguruan Tinggi. Deretan pengalaman tersebut semakin mengasah kemampuan kepemimpinan, manajemen organisasi, dan membangun kolaborasi lintas sektor.

Prestasi yang diraihnya pun tidak sedikit. Gita pernah dinobatkan sebagai Putri Inspirasi Woobiz 2021, Duta BAZNAS Provinsi Jambi 2022, serta Duta Kebangsaan Kemendagri Provinsi Jambi 2023. Berbagai penghargaan itu menjadi bukti atas dedikasi dan kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Aktivitasnya semakin lengkap dengan keterlibatan dalam berbagai pelatihan dan forum nasional. Ia pernah mengikuti Diklat Kepemimpinan dan Program Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Lemhannas RI. Gita juga dipercaya mewakili Provinsi Jambi pada Kemah Kebangsaan yang digelar Kementerian Dalam Negeri serta menjadi bagian dari panitia berbagai agenda besar, seperti Konferensi Wilayah PWNU Provinsi Jambi dan Rapat Kerja Nasional KNPI.

Usai menuntaskan amanah sebagai Ketua PW IPPNU Provinsi Jambi, kepercayaan kembali datang. Gita kini dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (GMPK) Provinsi Jambi. Amanah tersebut menjadi bukti bahwa dedikasi dan rekam jejaknya mendapat pengakuan dari berbagai kalangan.

Bagi banyak aktivis muda, Gita menjadi contoh bahwa perempuan mampu tampil sebagai pemimpin tanpa meninggalkan nilai-nilai pengabdian. Baginya, organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang untuk belajar, melayani, dan melahirkan perubahan.

“Bagi saya, organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi ruang belajar, mengabdi, dan bertumbuh bersama. Setiap amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh integritas,” ujar Gita.

Dia juga meyakini bahwa generasi muda, khususnya perempuan, memiliki peran strategis dalam membangun bangsa.

“Saya percaya bahwa pemuda, khususnya perempuan, memiliki peran besar dalam membangun masyarakat dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, saya ingin terus mendorong lahirnya generasi muda yang berani mengambil peran, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya,” katanya.

Menurut Gita, organisasi adalah sekolah kehidupan yang mengajarkan banyak nilai penting.

“Melalui organisasi, kita belajar tentang pengorbanan, kerja sama, dan kepedulian. Harapan saya, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam gerakan sosial, pendidikan, dan kebangsaan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing,” tutupnya.

Dengan semangat belajar yang tak pernah padam, rekam jejak organisasi yang panjang, serta komitmen terhadap kaderisasi dan kebangsaan, Gita Puspita Sari menjadi salah satu potret perempuan muda Jambi yang membuktikan bahwa kepemimpinan lahir dari proses, ketekunan, dan pengabdian yang konsisten.(*)