Sopir Batu Bara Demo di Kantor Gubernur Jambi

Sopir Batu Bara Demo di Kantor Gubernur Jambi

Pariwarajambi.com - Sopir angkutan batu bara yang tergabung dalam Aliasi Sopir Angkutan Batubara melakukan aksi demonstrasi di kantor Gubernur Jambi, Senin (13/12/2021.

Massa menyampaikan sejumlah tuntutan, salah satunya meminta agar Surat Edaran (SE) Gubernur Jambi Nomor: 1448/SE./DISHUB-3.1/XII/2021 Tentang Penggunaan Jalan Publik Untuk Angkutan Batubara, TBS, Cangkang, CPO dan Pinang antar kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi dicabut.

Baca juga: Merangin Sudah Punya Gedung Pusat Pelayanan Haji dan Umroh Terpadu

"Kita menuntut Surat Edaran Gubernur itu dicabut, karena sangat merugikan sopir,” katanya salah seorang demontrasu saat berorasi.

Pendemo mengatakan pembatasan tonase masksimal 8 ton sangat merugikan para sopir.

"Yang kami tuntut ini masalah perut dan kehidupan keluarga kedepan, apa bila ini dibatasi hanya boleh mengangkut 8 ton, kami dapat apa sebab dari keuntungan banyak muatanlah kami memperoleh keuntungan per trip," sebutnya.

Baca juga: Pria 51 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Ruko

Salah seorang pendemo Andi, mengatakan ia sopir angkutan batubara lainnya meminta aturan tonase 8 ton ini direvisi. Kalau memang harus 8 ton, ia minta upah angkut yang dinaikkan.

"Kalau upah tidak bisa naik, ya tonasenya yang dinaikkan," sebut Andi.(*)

Penulis : Redaksi - Editor : Riky Serampas