Ungkap Penjualan Emas Tambang Ilegal, Polda Jambi Juga Amankan Oknum Polisi

Ditreskrimsus Polda Jambi berhasil menangkap enam orang pelaku perdagangan emas hasil tambang ilegal, salah seorang diantaranya oknum anggota Polisi.

Pariwarajambi.com - Polisi Daerah (Polda) Jambi ungkap pelaku perdagangan emas ilegal. Terkait ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi berhasil menangkap enam orang pelaku, salah seorang diantaranya oknum anggota Polisi.

Oknum Polisi yang diamankan tersebut bertugas di Polda Bengkulu, ia ikut terlibat atau membekengi dalam penambangan emas ilegal.

Direskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengatakan pengungkapan kasus perdagangan emas ilegal ini dilakukan sejak akhir November 2021 lalu.

Baca juga: Sopir Batu Bara Jangan Mau Diadu Domba Pengusaha

"Awalnya polisi menciduk dua orang pelaku berinisial I dan M pada 26 November 2021 yang membawa emas hasil penambangan emas tanpa izin (Peti) yang nantinya untuk dijual keluar Provinsi Jambi," kata Sigit, saat menggelar konferensi pers di Mapolda Jambi, Senin (13/12/2021).

Selanjutnya, tim penyidik Polda Jambi menangkap seorang berinisial M yang merupakan oknum polisi berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) yang mana ia bertugas sebagai pengawal untuk mengantarkan emas hasil Peti dari Kabupaten Sarolangun menuju ke Provinsi Bengkulu.

Baca juga: Soal Jalur Batu Bara, Al Haris Buat Tiga Planning

"Kalau untuk sekali pengamanan pengantaran oknum polisi ini diupah Rp 2 juta per tripnya," ujar Sigit.

Dari hasil pengembangan, tim penyidik kembali menangkap D di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Dari hasil interogasi itu ditemukanlah keberadaan H di Bengkulu, sedangkan I di Jakarta dan terakhir A di Provinsi Sumatera Barat.

"Keenam ini, para pelaku memiliki peran yang berbeda-berbeda, ada yang menjadi pengepul emas hasil Peti di Jambi, penampung dan mengolah, hingga menjadi perantara dengan pemodal," kata Sigit.

Baca juga: Sopir Batu Bara Demo di Kantor Gubernur Jambi

Sigit menyebutkan, informasi emas yang diperoleh para pelaku itu setelah diolah akan dipasarkan hingga ke luar negeri. Terkait hal tersebut Sigit juga mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini hingga tuntas dan mengungkap jaringan dari hulu sampai hilirnya.

"Dari hasil pemeriksaan tim penyidik Ditreskrimsus Polda Jambi, berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 1,6 miliar, dan enam emas batangan yang satu batangnya memiliki berat sekitar 500 gram dengan berat keseluruhan kurang lebih 3 Kilogram," sebutnya.(*)

Penulis : Redaksi - Editor : Riky Serampas