Pariwarajambi.com – Warga Muara Siau dan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin kabarnya tertipu investasi bodong. Puluhan orang menjadi korban dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Kabar ini heboh ditengah masyarakat Muara Siau dan Masurai. Iming- iming keuntungan besar membuat warga banyak tergiur investasi bodong ini.
Baca juga: Warga Temukan Mayat di Depan Ramayana Jambi
Bahkan tidak sedikit warga nekat meminjam uang ke Bank untuk ikut investasi.
“Banyak yang tertipu, ada satu orang itu tertipu ratusan juta. Kalau di jumlahkan warga Siau dan Masurai angkanya mungkin belasan miliar,” kata warga Muara Siau, Senin (21/02/2022).
Baca juga: Al Haris Terima Hibah Tanah untuk Pembangunan Sport Center
“Awal-awalnya dulu kabarnya lancar, warga diiming-imingi untuk besar makanya banyak yang ikut. Bahkan ada yang sampai minjam di Bank untuk ikut investasi itu. Namun belakangan ini macet, warga jadi heboh,” tambahnya lagi.
Kabarnya adalah investasi jual beli mobil bekas. Agar banyak yang ikut investasi, warga diimingi keuntungan 10 persen dari setiap penjualan.
Baca juga: Dua Minggu Hilang, Janda 40 Tahun Ditemukan Tewas Terbungkus Karung
Kapolsek Muara Siau, IPTU Rinanto mengatakan bahwa hingga saat ini sudah ada korban yang melapor kejadian tersebut.
Dari lima orang yang melaporkan itu diungkapkannya masih berkemungkinan bertambah. “Yang sudah melapor lima orang, kemungkinan masih bertambah,” katanya.
Baca juga: Catat! Jadwal dan Lokasi Jual Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Kg di Merangin
Dia mengatakan kerugian yang dialami korban diungkapkan Kapolsek bervariasi dengan jumlah mencapai ratusan juta rupiah.
“Kerugiannya banyak, ada yang sampai Rp 650 juta, ada yang Rp 500 juta, ada yang Rp 150 juta,” katanya.
Modus yang digunakan pelaku dengan iming iming keuntungan 10 persen dari bisnis jual beli mobil bekas yang ditawarkan ke korbannya.










