oleh

Ke Kementerian PUPR Bahas Pembangunan Jembatan Batanghari VII Koto Ilir Tebo, Aspan: Alhamdulillah Membuahkan Hasil

Pariwarajambi.com – Pejabat (Pj) Bupati Tebo, Aspan bertemu dengan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR di Jakarta, Kamis (29/09/2022).

Aspan langsung bertemu dengan Kepala Balai Jembatan Khusus dan Terowongan Dirjen Bina Marga, Panji Krisna Warna membahas pembangunan jembatan sungai Batanghari, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo.

Aspan mengatakan perencanaan pembangunan jembatan sungai Batanghari VII Koto Ilir Tebo tersebut sudah dilakukan 2021 lalu, namun belum mendapatkan lesensi pembangunannya dari Kementerian PUPR.

“Perencanaan pembangunan jembatan ini sudah dilakukan sejak 2021 lalu melalui APBD Kabupaten Tebo. Sesuai ketentuan jembatan yang bentangnya lebih dari 60 meter harus mendapatkan lesensi dari Kementerian PU. Ini dari tahun 2021 sampai hari ini belum terwujud lesensi, perencanaannya sudah, namun rekomendasi lesensinya belum dikeluarkan, dan itu yang kita bicarakan dengan Dirjen hari ini,” kata Aspan.

Dilanjutkan Aspan, pembicaraan dengan Kepala Balai Jembatan Khusus dan Terowongan Dirjen Bina Marga tersebut membuahkan hasil. Selanjutnya akan dilakukan pembahasan terkait pembiayaan untuk pembangunan jembatan sungai Batanghari VII Koto Ilir tersebut.

“Dan hasil pembahasan dengan beberapa penyelesaian teknis tentang DED yang sudah kita berikan dan Alhamdulillah mendapatkan persetujuan. Dan kita sudah bisa melakukan pembahasan terkait dengan pembiayaan untuk membangun jembatan itu, apakah APBD kabupaten, Provinsi atau pusat nanti secara kalaborasi,” ujarnya.

Aspan menyebutkan pembangunan jembatan sungai Batanghari VII Koto Ilir Tebo sangat diidamkan masyarakat, demi kelancaran transportasi untuk mengangkut hasil perkebunan, barang dan angkutan orang.

“Karen itu hari ini kami ke Dirjen Bina Marga Kementerian PU terkait dengan usulan masyarakat kepada Gubernur Jambi dan kepada Bupati Tebo, terkait dengan pembangunan jembatan sungai Batanghari di Kecamatan VII Koto Ilir, ini jembatan yang sangat diidamkan masyarakat demi kelancaran transportasi untuk mengangkut hasil perkebunan, barang dan orang. Ini sudah diimpikan masyarakat khususnya masyarakat VII Koto Ilir. Alhamdulillah sudah ada perkembangannya,” sebut mantan Kadis PUPR Merangin ini.(*)

Komentar