Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (MISETA) Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi mengadakan sebuah kegiatan yang bersifat keluwesan bagi mahasiswa semester akhir dan umumnya untuk seluruh mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unja.
Kegiatan tersebut khusus diadakan oleh Departemen Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) MISETA untuk menjawab kebutuhan dan kehawatiran anggotanya dalam menghadapi semester tua untuk menyelesaikan tugas akhir (SKRIPSI). Kegiatan ini adalah Kuliah Umum dan Sharing Session dengan tema “Strategi Tangkas Menyelesaikan Tugas Akhir (Skripsi).
Fase Skripsian merupakan sesuatu yang tidak sedikit menjadi hal yang sangat di takutkan oleh mahasiswa. Karena berbagai macam faktor yang membuat mahasiswa ciut dalam mengerjakan Skripsi. Beberapa faktor yang kami dapatkan melalui survey departemen LITBANG melalui google form adalah mahasiswa takut terhadap Dosen Pembimbing, gelisah dikarenakan komunikasi dengan Dosen Pembimbing sangat susah, dan sangat khawatir karena akan banyak kendala-kendala yang akan muncul dalam masa bimbingan.
Maka dari itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perspektif yang positif tentang bagaimana strategi dan teknik yang baik dalam menjalani hingga menyelesaikan tugas akhir (skripsi).
Ketua Umum MISETA , Ziqra Fatwandi mengatakan kegiatan itu adalah bentuk kepedulian MISETA terhadap kebutuhan seluruh anggota khususnya bagi yang semester akhir, beranjak dari kehawatiran anggota yang selalu mendengar satire tentang Skripsian, dan kegelisahan dari pihak jurusan.
“Maka, kami langsung menjawab situasi itu dengan mengadakan kuliah umum ini. Saya berharap kegiatan ini bisa membantu kawan kawan dalam mengerjakan dan menyelesaikan Skripsi. Karena seorang Aktivis juga seorang Akademisi,” katanya.
Ketua Jurusan, Dr. Mirawati Yanita, S.P dalam sambutannya menyampaikan bahwa yang kekuatan ada pada diri kita sendiri.
“Kita yang mengendalikan diri kita bagaimana memanage waktu yang baik, bagaimana menargetkan diri kita untuk menyelesaikan suatu masalah. Diri kita lah objek utama yang menjadi strategi yang dikendalikan dalam menyelesaikan skripsi. Jika kita sering menunda-nunda waktu dalam mengerjakan skripsi, maka hasil nya juga akan tertunda dan akan berakhir dengan keterlambatan,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Fuad Muchlis, S. P., M. Si menyampaikan bawa disela kesibukannya berorganisasi sewaktu kuliah dulu, ia masih bisa menyelesaikan tugas akhir kuliah.
“Saya dulu juga seorang Aktivis. Saya banyak ikut Organisasi baik itu internal kampus maupun eksternal kampus yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Akan tetapi, saya tetap bisa menyelesaikan skripsi saya dengan tepat waktu dan berkualitas. Nah, saya ingin mahasiswa sekarang khususnya jurusan agribisnis bisa memilih dan memilah waktunya dengan baik agar tidak keliru dalam memanage waktu nya. Kita boleh aktif dalam sebuah Organisasi, tapi kita juga harus ingat jati diri kita yang sebenarnya adalah seorang Akademisi. Percuma kita aktif di organisasi manapun, kalau sarjana kita tidak diselesaikan. Maka dari itu, untuk mahasiswa yang semester akhir khususnya diharapkan lebih baik lagi dalam memenage waktu, agar bisa menyetarakan antara kesibukan Organisasi dan kesibukan Individu,” ujarnya selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan alumni.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri Prof. Dr. Ir. Dompak Napitupulu, M. Sc dan Muhammad Farandikan Akbar, S.P.
Prof. Dr. Ir. Dompak Napitupulu, M. Sc dalam materinya menyampaikan strategi tangkas dalam menyelesaikan skripsi. Ia mengatakan kunci dari keberhasilan dalam menyelesaikan skripsi ada pada diri sendiri.
“Kendala utama mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi nya itu ada pada diri nya sendiri. Suka menunda-nunda waktu, malas, dan terlalu tidak peduli akan skripsi nya. Apabila suka menunda-nunda pekerjaan, maka kita akan merasa sangat terbebani dengan pekerjaan tersebut,” ujarnya.
“Lalu, mengenai dosen pembimbing skripsi, mereka itu memang sibuk. Jadi, mahasiswa bimbingan nya lah yang harus memahami dan mengenali karakter dosen pembimbingnya. Karena pada hakikatnya mahasiswa yang butuh dengan dosen, mahasiswa yang butuh bimibingan dari dosen. Tentang kendala dosen susah dihubungin, susah ditemui, itu semua adalah tantangan bagi mahasiswa. Mahasiswa harus apa? Sabar dan menunggu,” tambahnya lagi.
Sementara itu Muhammad Farandikan Akbar, S.P senior alumni MISETA dalam materinya menyampaikan beliau merupakan salah satu senior alumni yang sangat aktif dalam berorganisasi dan menyelesaikan tugas akhir dengan tepat waktu.
“Konsistensi adalah hal yang utama dalam menyelesaikan skripsi. Pembagian waktu yang benar antara organisasi, skripsi, dan istirahat. Kemudian, biasakan yang mengendalikan diri kita adalah diri kita sendiri, urus diri kita sendiri dengan baik dan teratur. Tidak ada penelitian yang mengatakan bahwa seseorang bisa menyelesaikan skripsi nya dalam satu hari. Oleh karena itu, gunakan waktu anda sebaik-baik nya. Ingat, Yang mengatur diri kita adalah diri kita sendiri, bukan orang lain,” katanya.
Berbagai dinamika saling membangun dan memotivasi pun tercipta saat Sharing Session membuat peserta yang mengikuti kuliah umum menjadi lebih bersemangat dalam mengerjakan serta menyelesaikan tugas akhir mereka. Singkatnya, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memotivasi serta memberikan tips agar mahasiswa lebih bersemangat, dan progresif dalam mengerjakan tugas akhir. Kemudian, sangat diharapkan mahasiswa jurusan agribisnis dapat menyelesaikan skripsi nya dengan tepat waktu dan bisa menghasilkan skripsi yang berkualitas. Dan sebagai gambaran bahwa anggota MISETA bukan hanya menjadi seorang Aktivis yang hebat, tetapi juga menjadi Akademisi yang cemerlang.(*)
Oleh: Adinda Inayah Salwa, Mahasiswa Agribisnis Angkatan 2021












