Pariwarajambi.com – Sekda Provinsi Jambi, Sudirman resmi mengukuhkan Hesti Haris sebagai Bunda Literasi Provinsi Jambi. Pengukuhan dilakukan pada puncak peringatan HKG PKK ke-53 di Ev Garden Kota Jambi, Selasa (25/11/2025) pagi.
Pemerintah Provinsi Jambi memberikan kepercayaan kepada Bunda Literasi yang baru untuk menjalankan tugas dalam meningkatkan literasi masyarakat, terutama penguatan literasi keluarga dan budaya membaca di semua kalangan.
Sekda Sudirman mengatakan bahwa HKG PKK ke-53 adalah momen penting yang memperlihatkan perjalanan panjang PKK dalam memberdayakan keluarga selama 53 tahun.
“PKK telah menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga yang kuat dan mandiri,” ujarnya.
Sekda Sudirman menambahkan bahwa berbagai tantangan selama ini telah menguji ketangguhan kader PKK. Ia berharap peringatan HKG PKK ke-53 dan Rakerda PKK 2025 dapat memperkuat kebersamaan, sinergi, dan kerja sama PKK dengan pemerintah dan masyarakat.
Pada kesempatan ini, Sekda juga menegaskan kembali bahwa PKK memiliki peran besar dalam membantu pemerintah daerah menyosialisasikan program pembangunan, menangani persoalan keluarga, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sekda Sudirman menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi saat ini fokus pada Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi) yang terdiri dari lima pilar: Cerdas, Sehat, Responsif, Tangguh, dan Agamis.
“PKK berperan besar dalam menyukseskan Pro-Jambi karena mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah,” jelasnya.
Sekda juga merinci kontribusi PKK dalam setiap pilar Pro-Jambi, seperti mendukung literasi keluarga dan PAUD, gerakan hidup bersih dan sehat, pencegahan stunting, perlindungan perempuan dan anak, ketahanan pangan, penguatan UMKM, hingga penanaman nilai moral dan keagamaan.
Sekda Sudirman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh kader PKK se-Provinsi Jambi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mendampingi masyarakat.
Sementara itu, setelah dikukuhkan, Bunda Literasi Hesti Haris menyampaikan komitmennya untuk memperkuat budaya literasi di Provinsi Jambi, khususnya dari lingkungan keluarga sebagai tempat belajar utama.
Hesti Haris mengajak masyarakat untuk kembali membiasakan membaca buku.
“Para ahli mengatakan membaca buku membuat kita lebih fokus dan membantu daya ingat, berbeda dengan membaca lewat gawai yang mudah membuat kita terdistraksi,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan pesan Mendikbudristek agar masyarakat membiasakan kembali membaca buku dan menulis dengan tangan, tidak hanya mengandalkan teknologi seperti ChatGPT atau perangkat digital lainnya.
“Teknologi dipakai untuk memudahkan, tetapi kemampuan dasar membaca, menulis, dan berpikir tetap harus dilatih. Jangan bergantung sepenuhnya pada teknologi,” tegasnya.
Dengan pengukuhan ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap Bunda Literasi dapat memperkuat gerakan literasi di seluruh kabupaten/kota, mulai dari PAUD, sekolah, komunitas, hingga keluarga. Kolaborasi antara PKK, pemerintah daerah, dan berbagai pihak diharapkan mampu mewujudkan masyarakat Jambi yang lebih cerdas dan berkeadaban.(*)






