SMKN 15 Merangin Peduli, Siswa dan Guru Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

Pariwarajambi.com – SMK Negeri 15 Merangin menunjukkan kepedulian dengan gerakan solidaritas menggalang dana untuk korban bencana Sumatera, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Aksi nyata semangat empati para siswa atau kepedulian yang tumbuh di sekolah pimpinan Toni Hendra, S.Pd., M.Pd., ini digerakkan langsung oleh siswa dan para guru.

Toni Hendra, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa rasa empati harus ditumbuhkan sebagai pengingat bahwa rasa kemanusiaan tidak boleh pudar. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh guru, siswa, serta masyarakat sekitar untuk ikut memberikan dukungan.

“Mari bersama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Sisihkan sedikit rezeki kita. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan sangat berarti untuk memulihkan kehidupan mereka,” ujar Kepala SMKN 15 Merangin Toni Hendra, Rabu (10/12/2025).

Toni Hendra mengungkapkan sudah beberapa minggu terakhir, OSIS SMKN 15 Merangin bergerak aktif melakukan penggalangan dana, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Mereka membuka donasi yang nantinya akan dikumpulkan dan segera disalurkan kepada korban bencana.

Didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan serta Pembina OSIS, para siswa memperlihatkan kepedulian yang tulus. Dengan penuh keikhlasan, mereka turun mengajak masyarakat untuk membantu meringankan beban para penyintas banjir.

Toni Hendra juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Terima kasih kepada Ibu Waka Kesiswaan, Pembina OSIS, semua bapak ibu guru, keluarga besar SMKN 15 Merangin, serta para donatur. Anak-anakku OSIS yang hebat, jangan pernah lelah berbuat kebaikan,” tambahnya.

Aksi solidaritas ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal usia. Semangat kemanusiaan yang ditunjukkan para siswa menjadi inspirasi bahwa rasa peduli dapat tumbuh di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah.

Dengan gerakan bersama ini, SMKN 15 Merangin berharap bantuan yang terkumpul dapat memberi sedikit kelegaan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera. Solidaritas menjadi kekuatan untuk bangkit bersama.(*)