Pemkab Buka Median Jalan Sekitar 190 Meter Permudah Akses Masuk Duplikat Jembatan Merangin

Pemkab akan buka median jalan sekitar 190 meter untuk permudah akses masuk puplikat jembatan Merangin

Pariwarajambi.com - Pengerjaan Duplikat Jembatan II Merangin diperkirakan pembangunannya akan selesai dalam waktu dekat.

Namun kondisi jalan dari arah Pasar Baru Bangko menuju Jembatan tersebut, jalur tiga dan kondisinya kurang lebar, sehingga pemerintah akan merekayasa jalan tersebut dengan membongkar satu sisi median jalan sebelum jembatan.

Baca juga: Jampidum Ingatkan Jaksa Jaga Integritas

Terkait itu Pemkab yang dipimpin Asisten II Setda Merangin, Ibrahim, Kadis Perhubungan (Dishub) Merangin, Syafrani, perwakilan Balai Jalan Nasional Jambi, Kasat Lantas Polres Merangin, dan perwakilan Dinas PUPR Merangin turun ke lokasi.

"Karena pengerjaan duplikat jembatan Merangin sudah selesai. Menurut pengamatan lalu lintas, pengendara dari arah Bangko menuju Sarolangun atau dari arah kantor bupati Merangin lebih aman masuk jembatan, maka median jalan dari depan Hotel Bukit Indah sampai ujung jalur sebelum jembatan akan kita dibongkar," ujar Ibrahim, Senin (10/01/2022).

Baca juga: 12 Instansi Dapat Penghargaan dari Bupati Merangin

Sebelum melakukan pembongkaran, Pemkab terlebih dahulu mendata aset yang akan dihapus dampak pembongkaran median jalan tersebut.

"Kita menunggu proses Administrasi dari Dinas Perhubungan, OPD terkait dengan asetnya dibongkar, dan kita menunggu pihak terkait soal penghapusan aset ini," katanya.

Sedangkan anggaran untuk rekayasa jalan tersebut lanjutnya, Pemkab akan bekerja sama dengan Balai Jalan Nasional Jambi.

Baca juga: Kebijakan Keadilan Restoratif Kejaksaan Dapat Respon Positif dari Masyarakat

"Balai bersedia membongkar, mengaspal dan memindahkan lampunya. Intinya dalam hal ini kita didukung oleh Balai jalan nasional," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Merangin, Syafrani menambahkan, jika median jalan jalur tiga tersebut tidak dibuka satu sisi, maka jembatan yang baru dibangun tersebut tidak bisa digunakan.

"Karena spesifikasi jalan menuju jembatan tidak bisa dilalui. Maka ada yang harus kita korbankan, yakni median yang dibangun dengan dana APBD," jelasnya.

Baca juga: Ungkap Berbagai Perkara Korupsi, Jaksa Agung Burhanuddin: Koruptor Rugikan Keuangan dan Perekonomian Negara

"Kita akan data dulu, seperti taman oleh Dinas LH (Lingkungan Hidup), lampu jalan oleh Dinas Perkim. Setelah didata selanjutnya kita ajukan penghapusan asetnya," tambahnya.

Dia berharap, agar Duplikat Jembatan II Merangin yang sudah dibangun tidak menjadi sebuah monumen, namun bisa digunakan oleh masyarakat. Maka pihaknya perlu melakukan rekayasa jalan tersebut.

Dirinya juga menyebutkan, panjang median jalan yang akan dibongkar sekitar 190 Meter. Dan Pengerjaan rekayasa jalan tersebut akan dilakukan secepatnya. (*)

Editor Riky Serampas