Tangis Haru Pecah di Muharram Fest, Pemkab Merangin Santuni 150 Anak Yatim

Pariwarajambi.com – Suasana khidmat dan penuh berkah menyelimuti Aula Rumah Dinas Bupati Merangin pada Jumat sore (03/07/2026). Tangis haru mewarnai jalannya Muharram Feast dari para anak yatim dan orang tua yang hadir memadati ruangan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin bekerja sama dengan Pola Pertahanan Allah Learning Centre (PPALC) menggelar acara “Muharram Fest” yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada 150 anak yatim yang berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Merangin.

Acara yang sarat dengan nilai-nilai keagamaan ini dihadiri oleh para orang tua, pengurus PPALC, serta jajaran pejabat daerah. Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, hadir langsung memberikan sambutan sekaligus mewakili Bupati Merangin, M. Syukur, yang sedang menunaikan tugas dinas di Jakarta.

Dalam sambutannya, Wabup A. Khafidh mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa meningkatkan rasa syukur, terlebih acara ini dilaksanakan pada hari Jumat yang berkah. Beliau menyitir ayat Al-Qur’an mengenai janji Allah bagi hamba-Nya yang pandai bersyukur.

“Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman, ‘La’in sakartum la’azidannakum wala’in kafartum inna adzabi lasyadid’. Barang siapa yang selalu bersyukur, niscaya akan ditambah nikmat-Nya. Namun sebaliknya, jika kita kufur, niscaya azab Allah sangat pedih,” ujar Wabup A. Khafidh.

Lebih lanjut, Wabup Khafidh juga memberikan motivasi mendalam kepada 150 anak yatim yang hadir. Beliau mengingatkan bahwa Allah memberikan peluang yang sama kepada setiap manusia untuk menggapai cita-cita, asalkan dijalani dengan kesungguhan hati. Beliau juga menyelipkan pesan Rasulullah terkait hakikat manusia terbaik.

“Jadilah orang yang berguna untuk orang lain. Khairunnas anfa’uhum linnas. Ingatlah hidup di dunia ini adalah sebuah perjalanan, dan tujuan akhir kita adalah kembali menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan bekal terbaik,” pesannya.

Acara Muharram Fest ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Merangin, Suherman, yang sekaligus bertindak sebagai Pembina PPALC Bangko.

Dalam kesempatan tersebut, Suherman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan komunitas terhadap kesejahteraan anak-anak yatim agar mereka tidak merasa sendirian dalam menatap masa depan.

Kehadiran tokoh-tokoh pengurus PPA seperti Ibu Nur, Bu Mariah, Pak Afrizal, Pak Maman, Pak Ridwan, dan Pak Wahab, turut memastikan acara berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan.

Suasana aula sempat mencair dan ceria saat panitia menyelenggarakan sesi kuis keagamaan berhadiah. Wabup Khafidh bahkan sempat berinteraksi langsung dan mengapresiasi salah satu anak yatim asal lingkungan Masjid Baitunnajah yang dikenal mahir mengaji.

Isak tangis bahagia kembali pecah saat prosesi penyerahan santunan secara simbolis dimulai. Salah satu orang tua wali murid, Aminah (42), mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam sambil menyeka air mata.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk biaya sekolah anak saya yang baru masuk SMP. Terima kasih Pemkab dan PPALC,” tuturnya lirih.

Kemeriahan dan kekhusyukan acara ini dijadwalkan mencapai puncaknya dengan mendengarkan tauziah rohani dari Ustaz Angga Johan Saputra.(*)