Pariwarajambi.com – Atib (52), Pelaku penikaman yang menyebabkan Yatmini (50) meninggal dunia dan Badri (52) luka-luka dalam peristiwa berdarah di Bangko Tinggi, Kelurahan Dusun Bangko, Kabupaten Merangin, Senin (14/03/2022) siang tadi, sudah diamankan di sel tahanan Polsek Bangko.
Kapolsek Kota Bangko, AKP Sitepu mengatakan keterangan pelaku berubah-ubah dalam memberikan keterangan. Hal ini juga membuat pihaknya belum dapat menyimpulkan motif pelaku menusuk korban.
Baca juga: Terungkap! Pembuang Bayi dalam Tas Hitam di Merangin Sepasang Kekasih
“Kita BAP dari jam 4 sore tadi, tapi keterangan pelaku ini berubah-ubah. Kita masih terus mendalami keterangan pelaku ini,” kata Sitepu dikonfirmasi via telpon.
Ditanya terkait dugaan pelaku mengalami ganguan kejiwaan, Sitepu juga mengatakan belum bisa mengambil kesimpulan terkait itu.
Baca juga: Ini Kronologis Kejadian Berdarah di Bangko Tinggi Menurut Korban Selamat
“Karena selama ini pelaku ini tidak ada aneh-aneh, tidak ada masalah dengan warga disitu. Pelaku ini, menurut keluarganya baru berubah sikap dalam seminggu ini, jadi kita belum bisa simpulkan kondisi pelaku inj,” ujarnya.
Peristiwa berdarah ini terjadi di Bangko Tinggi siang tadi.
Kejadian ini berawal seorang Pria bernama Atip Pahmi (51) mengamuk menyerang dengan membabi buta dengan memegang parang dan pisau ditangan.
Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di RT 15 Kelurahan Dusun Bangko, pelaku bertemu Ahmad Yani (63) yang sedang memberi makan sapi, pelaku berkata,”ini orang yang nak aku bunuh”.
Karena ketakutan Ahmad Yani melarikan diri, dan sempat dilempar pelaku dengan pisau namun korban berhasil selamat dari maut.
Tak hanya itu, pelaku masuk kesebuah rumah dengan memecah kaca jendela, disinilah pelaku melihat Yatmini yang terbaring sakit karena sakit struk.
Disinilah pelaku melampiaskan amarahnya, korban meregang nyawa setelah ditikam dan gorok pelaku didalam kamarnya dengan bersimbah darah dan dilarikan ke RSUD Kolonel Abundjani Bangko.
Tidak berhenti disitu, pelaku masih membabi buta dengan membawa pisau. Melihat kejadian itu Badri (51) mencoba menenangkan pelaku namun nahas dirinya juga mendapatkan dua kali tikaman dipunggung dan lagi lagi dilarikan ke RS Raudhah untuk perawatan intensif.
Setelah warga setempat dan keluarga pelaku tiba di lokasi kejadian, barulah korban bisa diamankan dan pisau ditangan pelaku turut dilepaskan.(*)
Penulis : Redaksi – Editor : Riky Serampas






