Pariwarajambi.com – Gubernur Jambi, Al Haris menyerahkan bantuan modal kerja bagi pelaku UMKM untuk Kota Jambi dari program Dumisake 2022 di Aula Rumah Dinas Gubernur, Minggu (18/12/2022).
Al Haris mengharapkan bantuan UMKM itu bisa menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Jambi.
“Alhamdulillah pada hari ini kami menyerahkan Kartu UMKM emak-emak, milenial dan pemula. Saya berharap melalui program dumisake ini bisa memutuskan rantai kemiskinan yang ada di Provinsi Jambi,” kata Al Haris.
Al Haris menjelaskan bahwa bantuan UMKM melalui program Dumisake itu bisa menurunkan tingkat kemiskinan. Yang dimulai dari UMKM emak-emak, milenial dan pemula. Kemudian pemerintah Provinsi Jambi juga menyiapkan program beasiswa miskin untuk S1, sehingga ini bisa membantu keluarga dalam memutuskan rantai kemiskinan di Provinsi Jambi.
“Kita coba memutuskan rantai makanan dengan langkah membantu modal usaha emak-emak, setidaknya tidak lagi menggantungkan nasibnya ke bapak-bapak dan bisa mandiri. Kemudian untuk anaknya kita punya program beasiswa S1 miskin,” jelasnya.
Gubernur mengungkapkan, berdasarkan hasil survey memang menyebutkan bahwa angka kemiskinan itu lebih banyak di perkotaan dari pada di pedesaan, hal ini karena banyak faktor salah satunya adalah karena banyaknya perantau dari daerah lain yang memcoba peruntungan di Kota Jambi ini.
“Banyak orang luar merantau mencoba mencari peruntungan di kampung orang ataupun merantau ke kota. Mereka mencari kehidupan dia mulai kerja-kerja serabutan, sopir, berdagang dan lain sebagainya. Namun merantau kekota banyak yang tidak menemukan hal-hal yang menggembirakan,” ungkap Al Haris.
“Saya ini karena lahir dari orang miskin. Alhamdulillah sampai hari ini kalau saya berangkat kemanapun kami ada mobil khusus yang membawa sembako. Tentu ketika ketemu mak-mak dijalan, kita akan kasih sembako tersebut, dengan harapan bisa sedikit membantu mereka,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Hamdan mengatakan tujuan dilaksanakan penyerahan bantuan modal kerja bagi UMKM yaitu untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi daerah dan mendukung pengentasan kemiskinan di Provinsi Jambi.
“Jumlah bantuan ini diberikan kepada 274 UMKM di Kota Jambi, dimana pelaku usahan dari PKH berjumlah 82 orang dan 192 pelaku usaha non PKH. Bantuan modal ini dengan nilai UMKM emak-emak Rp 10 juta, milenial Rp 20 Juta dan pemula Rp 10 juta,” sebutnya.(*)






