oleh

Heboh 11 vs 12 Pertandingan Bungo vs Tebo, Ini Penjelasan PSSI Jambi

Pariwarajambi.com – Pertandingan semifinal Gubernur Cup 2023 antara Bungo vs Tebo yang berlangsung di stadion Sri Maharaja Batu, Selasa (24/01/2023), dimenangkan oleh Tebo dengan skor akhir 2-5.

Pertandingan ini menyisakan berbagai catatan, termasuk tim Tebo sempat bermain 12 orang di penghujung pertandingan babak ke 2. Terkait itu, tim Bungo melayangkan protes terhadap pertandingan vs Tebo tersebut.

Baca juga: Heboh 11 Lawan 12, Bungo Ajukan Protes

Exco Bidang wasit Asprov PSSI Jambi, Ari Dwi Debrata sebut kejadian pada laga Bungo versus Tebo merupakan Human Error. Sempat terisi 12 orang pemain Tebo saat pertandingan sedang berjalan, membuat official Bungo dan seluruh pemainnya keluar lapangan dan tidak melanjutkan pertandingan. Peristiwa tersebut terjadi pada menit akhir pertandingan yang dipimpin oleh wasit Amri Nur Hadi asal Tanjungjabung Barat.

Akibat kejadian itu, official Bungo langsung melayangkan surat protes mereka kepada pihak Asprov PSSI Jambi yang merupakan salah satu panitia pelaksanaan Gubernur Cup 2023 di Kabupaten Tebo.

“Kami sudah menerima surat itu,” kata Ari singkat.

Di depan para jurnalis pada Selasa malam, 24 Januari 2023, mantan wasit Asprov PSSI Jambi ini menjelaskan kronologi terjadinya perihal 12 pemain Tebo saat berlangsungnya pertandingan.

“Mengapa saya sebut ini Human Error? Dan kejadian ini tidak lebih dari 1 menit berlangsung. Pemain Tebo atas nama Wawan Andika bernomor kostum 8 tidak menyadari bahwa dirinya telah diganti oleh pemain bernomor punggung 6, Feri Ferdyan. Proses pergantian berlangsung ketika pemain nomor 8, Wawan ditandu keluar lapangan akibat benturan dengan pemain Bungo. Sehingga pemain tersebut kami nilai tidak tahu bahwa dirinya telah dikeluarkan, namun masuk lagi ke lapangan tanpa sepengetahun para wasit yang saat itu fokus pada jalannya pertandingan di tengah lapangan. Posisi pemain itu di wilayah garis Asisten Wasit 2 yang bertugas yakni Sopyan. Dan wasit yang memimpin juga langsung memberikan kartu kuning kepada pemain itj,”tegas Ari.

“Bisa kita lihat dalam time video pertandingan, hal itu terjadi antara menit 87 ke menit 88. Hasil evaluasi kami terhadap perangkat pertandingan yang bertugas pada laga itu bahwa mereka sudah menjalani tugas dengan baik, sesuai dengan peraturan pertandingan. Namun kami tidak menolak jika disebut kecolongan, tapi kami tegaskan ini bukan kelalaian yang disengaja dari perangkat pertandingan, terlebih para wasit yang memimpin,”ujar Ari menambahkan.

Didampingi Sekretaris Umum, Reza Hadinata dan Wakil Ketua Asprov PSSI Jambi Topik, Exco Ari Dwi Debrata juga menyatakan kemenangan tuan rumah Tebo atas Bungo pada laga semifinal kemarin adalah sah.

“Kami bertanggung jawab terhadap para perangkat pertandingan yang bertugas. Jika kesalahan dilakukan oleh mereka, kami pun tak segan memberikan sanksi tegas kepada mereka. Contohnya yang terjadi pada salah seorang Asisten Wasit yang dikenakan sanksi langsung dipulangkan dari kompetisi ini. Termasuk sanksi lain yang kami keluarkan sesuai hasil rapat Panitia Disiplin PSSI Jambi,” katanya.

Terkait tindakan kesebelasan Bungo yang meninggalkan pertandingan sebelum berakhir, hal itu menjadi pembahasan seiring dengan kondisi dan perkembangan yang terjadi.

Tebo sendiri menyelesaikan pertandingan semifinal versus Bungo dengan kemenangan telak 5-2. Dengan hasil tersebut, Tebo melenggang ke final Gubernur Cup yang akan berlangsung Sabtu, 28 Januari nanti.(*/rky)

Komentar