Wamen Haji Apresiasi Jambi, Termasuk Daerah Alokasikan Biaya Haji Paling Tinggi, Pastikan Kuota 2026 Naik

Pariwarajambi.com – Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengapresiasi komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jambi yang dinilai sebagai salah satu daerah dengan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terbesar untuk kepentingan jamaah haji.

Ini disampaikan saat peresmian Gedung Pusat Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (24/12/2025).

Menurut Wamen Dahnil, dukungan Pemprov Jambi terhadap pelayanan haji tidak hanya terlihat dari kesiapan infrastruktur, tetapi juga dari keberpihakan anggaran yang secara langsung meringankan beban jamaah.

Baca juga: Wamen Haji Resmikan PLHUT Muaro Jambi, Perkuat Layanan Haji–Umrah di Daerah

“Tahun ini Pak Gubernur Jambi mengalokasikan sekitar Rp32 miliar untuk membantu biaya domestic flight jamaah haji. Ini menunjukkan komitmen yang sangat tinggi dan Jambi termasuk daerah dengan dukungan APBD terbesar untuk kepentingan haji,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dahnil juga menyebutkan bahwa kuota haji Jambi terus mengalami peningkatan. Dari sebelumnya sekitar 2.500 jamaah, pada tahun berjalan meningkat menjadi lebih dari 3.100 jamaah, dan dipastikan kuota haji Jambi pada 2026 kembali mengalami kenaikan seiring dengan perbaikan tata kelola dan kesiapan pelayanan.

Ia menegaskan, langkah strategis Pemprov Jambi sejalan dengan arahan dan program Presiden Prabowo Subianto dalam mengakselerasi pelayanan haji dan umrah agar semakin profesional, terintegrasi, dan berpihak kepada jamaah.

“Kami juga mendorong pengembangan ekosistem ekonomi haji di Asrama Haji Jambi, serta meminta kepala daerah membantu penyediaan lahan dan fasilitas bagi daerah yang belum memiliki kantor Kementerian Haji dan Umrah,” tambahnya.

Wamen Dahnil secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jambi Al Haris atas dukungan dan kolaborasi yang selama ini terbangun.

“Kami berterima kasih atas komitmen Pak Gubernur Al Haris yang sangat mendukung percepatan pelayanan haji dan umrah,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa Pemprov Jambi berkomitmen penuh untuk terus membenahi pelayanan haji, mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia.

“Kita ingin ke depan pelayanan haji ini lebih teratur, lebih nyaman, dan insyaAllah memberikan kebahagiaan bagi jamaah kita,” ujarnya.

Al Haris menambahkan, Pemprov Jambi siap berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah dalam peningkatan fasilitas dan sarana pendukung, termasuk bagi jamaah lansia dari daerah yang jaraknya cukup jauh seperti Kerinci, yang membutuhkan waktu tempuh hingga 11–12 jam menuju Kota Jambi.

Selain itu, Pemprov Jambi juga menyiapkan rencana jangka menengah dengan memanfaatkan Bandara Muaro Bungo sebagai alternatif jalur keberangkatan menuju Batam, guna mengurangi kelelahan jamaah dari wilayah barat Provinsi Jambi.

Peresmian PLHUT Kabupaten Muaro Jambi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas pelayanan haji dan umrah di Provinsi Jambi, sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah demi memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji dan umrah. (*)