Pariwarajambi.com – Kirab Budaya Nasional dalam rangka Gebyar Suro yang digelar Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) berlangsung meriah, Minggu (12/07/3/2026). Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan penampilan sekitar 30 grup Kuda Lumping, Reog, hingga sendratari yang memukau.
Kirab budaya itu dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin Zulhifni dari depan Kantor Bupati Merangin. Rombongan kemudian berjalan menyusuri jalur tiga, melewati Kantor Dinas PUPR dan Pengadilan hingga berakhir di kawasan Car Free Day (CFD).
Di panggung utama CFD, masing-masing peserta menampilkan atraksi terbaiknya di hadapan Bupati Merangin H. M. Syukur, perwakilan Gubernur Jambi yang juga Kepala BPSDM Provinsi Jambi H. Mukti, Ketua DPRD Herman Effendi, Sekda Tebo Sindi, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, perwakilan Kejari Merangin, serta tamu undangan lainnya.
Bupati M. Syukur mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi mengikuti dan menyaksikan kirab budaya tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bukti bahwa kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah masih sangat kuat.
“Di tengah perkembangan zaman dan teknologi saat ini, kita tidak boleh kehilangan jati diri. Adat istiadat dan budaya harus terus dilestarikan. Kirab budaya PKJM ini sungguh luar biasa,” ujar Syukur.
Ia mengatakan, meski jumlah peserta telah dibatasi panitia, suasana kirab tetap dipadati masyarakat dari berbagai daerah. Bahkan, dirinya mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
“Ini menunjukkan masyarakat masih sangat mencintai budayanya sendiri. Kalau kondisi seperti ini terus terjaga, kita tidak akan kehilangan jati diri bangsa. Merangin memang kaya akan budaya,” katanya.
Syukur juga mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya daerah. Menurutnya, budaya merupakan identitas bangsa yang harus dijaga agar tidak tergerus oleh pengaruh budaya luar.
“Anak-anak muda harus bangga dengan budayanya sendiri. Jangan sampai budaya luar lebih mendominasi hingga kita melupakan warisan budaya yang kita miliki,” tegasnya.
Selain menjadi tontonan yang menghibur, Kirab Budaya Gebyar Suro PKJM juga menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Merangin kepada masyarakat luas.(*)






