Tausiah Ramadhan: Hati-hati di Hari Raya Justru Mendapatkan Murkanya Allah

PERJALANAN waktu begitu cepat dan rasanya baru kemarin pemerintah melalui Kementerian Agama mengumumkan awal Ramadhan, dan hari ini sudah berada di akhir Ramadhan.

Tentu semua berharap seluruh rangkaian ibadah yang dilaksanakan di bulan Ramadhan mendapatkan pahala disisi Allah SWT, dan juga berharap Allah memberikan kesempatan untuk bersua kembali dengan Ramadhan tahun depan.

Namun umat muslim yang telah melaksanakan rangkaian ibadah selama Ramadhan tetap berhati-hati agar mendapatkan ampunan Allah.

Baca juga: Tausiah Ramadhan: Surga Jauh dari Orang yang Tidak Bayar Hutang

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Merangin, Dr KH M Joni Musa Lc MA mengingatkan agar tidak berlebihan menyambut dan mengisi hari Raya Idul Fitri.

“Insyaallah besok pagi kita merayakan idul Fitri, tetapi kita harus berhati-hati jangan sampai kita lupa diri akhirnya kita tidak mendapat ampunan Allah SWT, malah sebaliknya justru mendapatkan murkanya Allah,” ujar KH Joni Musa dalam tausiah singkatnya seperti dikutip di akun Instagram pribadinya @jonimusa81.

“Karena di hari raya idul Fitri tersebut iblis teriak, sehingga dengan teriaknya iblis itu anak buahnya berkumpul seraya bertanya, apa gerangan yang membuat dirimu berteriak? Lalu ia menjawab hari ini dimana umat Muhammad diampunkan dosa-dosanya. Oleh karena itu saya berharap kepada kalian semua sibukkan mereka dengan kelezatan-kelezatan, sibukkan mereka dengan syahwat , sibukkan mereka minum-minuman keras sampai Allah menjadi murka kepada mereka. Oleh karena itu maka kita Haris berhati-hati seharusnya hari raya idul Fitri kita mendapat ampunan Allah jangan sampai mendapatkan murkanya Allah,” jelas KH Joni Musa.

Lulusan Mesin dan Sudah ini mengingat untuk banyak melakukan amal kebajikan di hari Raya Idul Fitri.

“Makanya di hari-hari raya idul Fitri Nabi Muhammad menyarankan menganjurkan kita untuk bersedekah, banyak melakukan amal-amal kebajikan, seperti mengeluarkan zakat, melaksanakan sholat, bertasbih bertahlil dll. Karena hari raya idul Fitri hari dimana Allah SWT mengampuni dosa kita,  Allah mengabulkan doa-doa kita dan Allah memandang kita dengan pandangan kasih sayang dengan pandangan Rahmat. Mudah-mudahan di hari raya Idul Fitri kita betul-betul mendapatkan Rinda Allah SWT,” sebutnya.(rky)