Pariwarajambi.com – Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Provinsi Jambi resmi memiliki nakhoda baru. Reval Kurniawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov IBCA MMA Jambi periode 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang diikuti 11 pengurus cabang se-Provinsi Jambi, Minggu.
Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, meminta kepengurusan baru tidak membuang waktu dan segera bekerja menyiapkan pembinaan atlet untuk menghadapi berbagai ajang nasional.
Menurutnya, target terdekat adalah mempersiapkan tim menghadapi PON Beladiri yang akan digelar di Manado pada Oktober 2026, sekaligus menyiapkan atlet untuk babak prakualifikasi PON 2027.
“Kami berharap kepengurusan baru segera menyusun program kerja dan fokus melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat regional maupun nasional,” ujar Mat Sanusi.
Ia juga mendorong Pengprov IBCA MMA Jambi segera menyusun struktur organisasi yang solid dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mencari “bapak angkat” cabang olahraga MMA di Jambi.
Menurutnya, dukungan dari dunia usaha dan para mitra sangat dibutuhkan agar pembinaan atlet dapat berjalan maksimal menuju PON Beladiri dan ajang nasional lainnya.
“Kita harus bersama-sama mencari dukungan agar pembinaan atlet semakin baik. Harapannya, MMA bisa menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali untuk Jambi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Karateker IBCA MMA Jambi yang juga Pengurus PP IBCA MMA, Delfi Rahman, mengatakan Musprovlub bukan hanya agenda memilih ketua baru, tetapi juga menjadi momentum mengevaluasi program kerja organisasi.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menyusun program pembinaan yang lebih terarah sehingga Jambi dapat melahirkan atlet MMA yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Di sisi lain, Ketua Pengprov IBCA MMA Jambi terpilih, Reval Kurniawan, menegaskan komitmennya membangun organisasi yang transparan, profesional, dan berorientasi pada prestasi.
Reval menyebut fokus kepengurusannya meliputi penguatan pembinaan atlet usia dini dan atlet prestasi, memperluas pembentukan klub dan komunitas MMA di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, serta membangun kemitraan dengan pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.
Selain itu, pihaknya juga akan menggelar kompetisi secara berjenjang untuk menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelatih, wasit, dan tenaga pendukung olahraga MMA di Jambi.
Dengan kepengurusan baru dan program pembinaan yang lebih terarah, KONI Jambi optimistis IBCA MMA mampu berkembang menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional.(*)












