Dr Joni Musa Dikukuhkan Kembali Jadi Ketua MUI Kabupaten Merangin

Pariwarajambi.com – Dr H Joni Musa, LC.MA kembali dikukuhkan menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Merangin masa khidmat 2025-2030.

Bupati Merangin M Syukur, Wakil Bupati  A Khafid Moein, Ketua MUI Provinsi Jambi Prof Dr H. Hadri Hasan, MSekretaris Umum Jambi H. M Yusuf Mu’az, Ketua Dewan Masjid Indonesia Merangin Arfandi Ibnu Hajar hadir menyaksikan pengukuhan ketua MUI Merangin.

Selain itu juga hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin Khusaini dan Marzuki Yahya perwakilan dari Baznas Merangin serta para tokoh agama dari sejumlah kecamatan.

Pengukuhan Ketua MUI Merangin bersama para pengurus lainnya tersebut dilakukan Ketua Umum MUI Provinsi Jambi Prof. Dr. KH. Hadri Hasan, MA di Auditorium rumah dinas bupati Merangin, Rabu (07/05/2025).

“Untuk Wakil Ketua Umum MUI Merangin kita kukuhkan H. Abdul Kholik,LC.M.Phil, Sekretaris Umum MUI Merangin H. Burhani, S.Ag.MH dan Bendahara Umum MUI Merangin Hj Idayanti, S.Pd,” ujar Prof. Dr. KH. Hadri Hasan, MA.

Selain itu juga dikukuhkan ketua dan anggota Dewan Pertimbangan, ketua, sekretaris dan anggota komisi-komisi, seperti komisi fatwa dan ukhuwah Islamiah, komisi dakwah dan pengembangan masyarakat.

Ada juga komisi pendidikan dan kaderisasi organisasi, komisi pemberdayaan ekonomi  umat, informasi dan komunikasi, komisi kerukunan antar umat beragama, komisi seni dan budaya Islam, komisi penelitian dan pengkajian dan komisi pemberdayaan perempuan, ramaja dan keluarga.

Usai dikukuhkan, Dr Joni Musa, LC.MA dalam pidatonya mengatakan, ketua, pengurus dan anggota MUI Kabupaten Merangin, mempunyai tugas berat yang dipikul bersama dipundaknya.

“MUI adalah sebagai penjaga agama. Artinya bagaimana agama terjaga dengan baik, sesuai dengan ideologi negara kita. Kedua MUI pemersatu umat dan ketiga MUI sebagai matra Pemerintah,” ujar Dr. H Joni Musa, LC.MA.

Para pengurus MUI Merangin diminta Dr. H Joni Musa, LC.MA, harus mampu menciptakan Kabupaten Merangin yang bersih dan agamais. “Pak Bupati telah ciptakan Merangin jadi bersih dan agamais, sebentar lagi ada operasi Pekat,” terang Dr. H Joni Musa, LC.MA.

Sementara itu, Bupati Merangin M Syukur pada momen itu menyampaikan para kiyai, ulama dan ustadz di Kabupaten Merangin, tidak usah sungkan-sungkan menasehati dan memberi masukan ke bupati Merangin.

“Nanti kita cari waktunya, bisa Jumat setelah subuh atau Senin pagi kita berdiskusi untuk kepentingan umat. Tidak ada satupun kegiatan MUI yang tidak didukung Pemkab Merangin,” ujar Bupati.

Bupati akan segera menyikapi masukan dari Ketua MUI Merangin Dr. H Joni Musa, LC.MA, terkait dilakukannya operasi Penyakit masyarakat (Pekat). Diakui Bupati, dari tiga tempat hiburan yang tidak jelas, sekarang sudah menjadi 13 tempat.

“Parahnya lagi, para pelaku usaha ini tidak segan-segan mengajak Pak Wabup H A Khafid Moein untuk ikut menenam saham. Ini artinya tidak ada lagi rasa hormat dan etika mereka ke pejabat negara,” terang Bupati.

Selain itu bupati minta kepada MUI bisa memberikan penyuluhan atau seminar kepada para pelajar SMP dan SMA. Sebab diusia itu idealise itu seolah-olah dirinyalah yang paling benar dan semua menggunakan logika.

“Padahal dalam agama, kalau semua menggunakan logika, maka akan sulit ketemua keyakinan itu. Jadi anak-anak perlu mendapat pemahaman tentang agama. Anak-anak harus diberi benteng agama yang kuat,’’pinta Bupati.(*).