Tausiah Ramadhan: Keberkahan dalam Hidup

KEBERKAHAN. Tentu kita semua ingin dalam keberkahan, umur yang berkah hidup yang berkah, harta yang berkah, dan keluarga yang berkah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Merangin, Dr KH M Joni Musa Lc MA mengatakan berkah dalam bahasa arab disebut dengan barokah artinya nikmat secara bahasa.

“Secara istilah berkah itu adalah anugerah Allah SWT yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia,” kata KH Joni Musa dalam tausiah singkatnya seperti dikutip dalam akun Instagram pribadinya @jonimusa81.

KH Joni Musa melanjutkan ada juga ulama mengatakan berkah itu adalah bertambah baik umur, harta dan keluarga.

“Umur yang berkah artinya umur yang kita gunakan untuk ketaatan kepada Allah SWT dan menghindari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT, harta yang berkah artinya harta yang kita peroleh dengan cara yang halal kemudian harta itu membuat kita semakin taat kepada Allah SWT kemudian harta tersebut kita infakkan kita belanjak di jalan Allah SWT. Keluarga yang berkah yaitu kebahagiaan yang selalu ada dalam naungan hidayah Allah Rahmat Allah SWT dan selalu taat kepada Allah SWT,” jelas KH Joni Musa.

KH Joni Musa menyebabkan ada beberapa indikator bahwasanya orang tersebut berada dalam keberkahan.

Pertama merasa senang merasa nikmat melakukan amal sholeh melakukan ketaatan kepada Allah SWT. “Jadi jikalau ado orang yang merasa senang melaksanakan ketaatan kepada Allah, beribadah kepada Allah, berarti orang itu berada dalam keberkahan,” ujarnya.

Kedua konsisten atau Istiqomah dalam melakukan kebaikan tersebut, continue terus menerus melakukan kebaikan, senang melakukan kebaikan.

Ketiga bersabar dalam menghadapi ujian dari Allah SWT baik ujian kebahagiaan maupun ujian kesulitan.

“Itulah beberapa indikator bahwa orang tersebut berada dalam keberkahan pertama senang merasa nikmat melakukan amal sholeh, kedua terus menerus atau konsisten istiqamah melakukan amal sholeh dan ketiga bersabar dalam menghadapi setiap ujian dari Allah. Mudah-mudahan kita selalu dalam keberkahan. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” sebut Joni Musa.(rky)

Baca juga:

Tausiah Ramadhan: Ciri-ciri Ibadah Ramadhan Diterima Allah SWT

Tausiah Ramadhan: Hati-hati dengan Kebahagiaan Palsu

Komentar