Kita tidak boleh memarahinya misalnya dengan mengatakan “Waduh, kok jadi anak di dalem terus?”, “Memangnya ada apa sih di kamar? Kok kamu tiap hari ngurung di kamar? Atau yang lainnya. Kita harus berkata dengan bijak.
5. Susah bersosialisasi
Rasa murung, minder, kurang percaya diri yang diakibatkan dari merasa kesepian ini akan membawa dampak kepada anak yang susah untuk diajak berkolaborasi.
Seseorang yang sudah terlanjur nyaman dengan dunianya sendiri, akan sulit melepaskan masa-masa bersama teman-temanmu yang lainnya. Ketika dia bertemu orang baru maupun diharuskan untuk tinggal di sebuah tempat baru, dia tetap akan merasa senang dengan kesendirian.
Itu dia 5 tanda anak merasa kesepian. Sangat penting bagi orang tua untuk lebih teliti dan peka dengan pertanda yang anak berikan.
Selain itu, sebagai orang tua kita juga sesekali harus mengecek sendiri bagaimana anak kita bergaul, seperti apa teman-temannya, dan lain sebagainya. Hal tersebut dilakukan agar kita tidak merasa sulit untuk menemukan teman anak.(*)
Sumber Suara.com







