Tausiah Ramadhan: Jangan Putus Asa dari Rahmat Allah SWT

SEBAGAI mana kita ketahui bahwa bulan Ramadhan itu terbagi dalam tiga fase, fase 10 hari pertama adalah fase Rahmat atau fase kasih sayang, kedua fase 10 hari kedua adalah fase magfirah atau fase pengampunan, dan tiga fase 10 hari kedua adalah fase pembebasan dari api neraka.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Merangin, Dr KH M Joni Musa Lc MA menyampaikan selaku manusia biasa tentu tidak luput dari kesalahan kepada Allah SWT.

“Kita selaku manusia biasa tentu tidak luput dari kesalahan, begitu banyak kesalahan kepada Allah diakui atau tidak diakui kita bergelimang dosa, bergelimang kemaksiatan kepada Allah SWT,” kata KH Joni Musa dalam tausiah singkatnya seperti dikutip di Instagram @jonimusa81.

“Oleh karena itu kita diperintahkan oleh Allah untuk segera bertaubat kepada-Nya dan segera beristigfar banyak-banyak mohon ampun kepada-Nya sebagai mana firman Allah dalam surat Al Imran ayat 133 artinya:

“Dan bersegeralah kalian kepada pengampunan dari tuhan kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang yang dipersiapkan Allah SWT untuk orang bertaqwa,”

Walaupun dosa kita sebesar apapun kita jangan berputus asa dari Rahmat Allah SWT karena orang yang beriman tidak boleh berputus asa dari Rahmat Allah SWT,” jelasnya.

“Ingat sebesar apapun dosa kita walaupun kita pernah membunuh orang, kita pernah berzinah, walaupun kita pernah melakukan maksiat yang menurut kita itu besar sekali dosa-dosanya jangan pernah kita berputus asa dari Rahmat dan ampunan Allah.
Ingat selagi nyawa kita masih dikandung badan dan belum sampai di tenggorokan, kalau kita betul-betul bertaubat kepada Allah maka Allah akan mengampunkan dosa-dosa kita, walaupun dosa kita itu sebesar kapal yang berat berada dilautan tetapi ingat bahwasanya Rahmat dan ampunan Allah itu lebih luas dari pada lautan walaupun dosa kita menumpuk setinggi gunung tetapi ingat bahwasanya Rahmat dan ampunan Allah itu lebih tinggi dari pada langit,” terangnya lagi.

Oleh karena itu, lanjut KH Joni Musa mengingat saat ini masih dalam bulan Ramadhan fase 10 hari kedua untuk sebanyak mungkin mencari Rahmat Allah SWT.

“Insyaallah kalau kita mendapat Rahmat Allah SWT maka kita akan mendapat ampunan Allah, kalau kita mendapat ampunan Allah pasti kita dibabaskan dari api neraka. Bagaimana kita mendapatkan Ramat Allah SWT kita harus melakukan amal kebaikan, melaksanakan ibadah dengan sebanyak mungkin, Insya Allah ibadah yang kita lakukan dengan penuh keikhlasan, kita laksanakan murni karena Allah SWT, maka ibadah tersebut akan mengantarkan kita mendapat Rahmat Allah,” sebutnya. (rky)

Baca juga:

Tausiah Ramadhan: Waktu Terbaik untuk Membayar Zakat Fitrah

Tausiah Ramadhan: Amalan Sangat yang Istimewa di Bulan Ramadhan

Komentar